Suara.com - Seorang perempuan menuliskan keluh kesahnya ke sebuah grup Facebook tentang seorang laki-laki yang telah mendekatinya.Ia sering menerima foto seorang pria berseragam tentara. Namun, perempuan itu ragu dengan keaslian foto tersebut.
Perempuan bernama DK itu lantas menanyakan kepada warganet di sebuah grup TKI dan TKW di Facebook soal keaslian gambar yang ia terima.
Pria tersebut mengaku kepada DK bahwa ia adalah seorang TNI. Namun DK curiga karena pria tersebut selaluada waktu untuk melakukan panggilan video.
"Assalamualaikum, maaf ya sodaraku aku mau nanya kalau foto ini asli apa palsu, tiap pagi siang dia ngajak VC to mukanya sama tapi tiap di VC dia tidur enggak bisa kumpul teman-temannya, aneh kan jangan-jangan dia penjaraannya ngaku TNI," tulis DK dalam unggahannya.
Perempuan itu kemudian mengunggah lima foto pria tersebut. Empat foto menunjukkan bahwa dia mengenakan seragam prajurit tentara, sementara satu foto menunjukkan pria itu tengah tidur.
Melihat permintaan tolong itu, warganet dengan sigap mengecek foto-foto pria berseragam tersebut.
Bukan hanya warga Facebook, bahkan warga Twitter pun turut menganalisis keaslian foto itu. Salah satunya adalah akun @sethrash666 yang mengunggah setiap detil kejanggalan foto tersebut.
Kendati sepintas foto tersebut terlihat asli dan tidak ada tipuan, namun ketika dilihat lebih dalam, ada sebuah potongan gambar yang kurang rapi yang menunjukkan bahwa gambar pria berseragam itu hanya foto editan saja.
Beberapa foto menunjukkan sisi wajah yang memiliki pencahayaan berbeda dengan badan, sehingga kuat dugaan bahwa pria itu hanya menempelkan foto wajahnya ke foto tentara dengan mengganti kepalanya.
Baca Juga: Ngeri-ngeri Sedap, Wujud Kue Ini Sukses Bikin Merinding Warganet
Salah satu foto juga menunjukkan kejanggalan ketika masker yang dikenakan pria tersebut terpasang namun tidak menggantung di telinganya.
Kontan, warganet yang mengetahui niat kuat pria itu membubuhkan beragam reaksi. Mereka menuliskan sentilan-sentilan tentang usaha pria tersebut mengedit foto.
"Beneran gue hampir enggak bisa bedain, ini orang edotor berkelas banget," sindir akun @thenext****.
"Enggak perlu jadi pakar buat tahu ini editan apa enggak," tulis @pitricallme****.
"Ya kali abis sertu terus pasang foto pangkatnya mayor wkwkw LMAO punten tapi pinteran dikit ngapa ngeditnya," komentar @mbak***.
Ada pula warganet yang menjelaskan mengapa DK sampai harus menanyakan keaslian foto tersebut di sebuah grup Facebook.
Berita Terkait
-
Gara-gara Perankan Bu Tejo, Siti Fauziah Sempat Nangis Dibully Warganet
-
Ngeri-ngeri Sedap, Wujud Kue Ini Sukses Bikin Merinding Warganet
-
Heboh TikTok Indomie di Arab, Warganet Indonesia Salfok pada Kemasannya
-
Nyeleneh, Tulisan Peringatan di Paket Pakai Bahasa Korea Ini Bikin Ngakak
-
Ingin Barangnya Cepat Habis, Penjual Ini Terapkan Marketing Anti-Mainstream
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim