Suara.com - Pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia Giring Ganesha siap maju menjadi calon presiden pada pemilu 2024 langsung menyedot perhatian.
Berbagai tanggapan terhadap latar belakang kenapa mantan anak band Nidji itu mau maju dan peluangnya jika benar-benar nanti lolos ikut bursa pemilu pun bermunculan, terutama di linimasa.
Bukan hanya pengamat politik atau politisi yang urun suara menanggapi gebrakan Giring, tapi juga paranormal pun ikut bicara.
Paranormal yang juga pengamat perpolitikan global Samijan alias Mbah Mijan lebih menyoroti siapa yang akan mendampingi Giring kalau dia maju nanti.
Entah sedang bercanda atau lagi serius dalam menanggapi Giring, Mbah Mijan bilang kalau belum ada yang mendampingi, dia mengaku siap.
"Giring kabarnya ingin mencalonkan diri di pilpres 2024, jika belum punya wakil, Mbah standby untuk mengisi calon wakil presiden 2024, trims," kata Mbah Mijan melalui akun Twitter @mbah_mijan.
Kabar Giring mau maju ke pemilu presiden sudah terdengar semenjak dia ditunjuk menjadi pelaksana ketua umum PSI untuk menggantikan Grace Natalie. Waktu itu, di timeline media sosial bertebaran poster wajah Giring dengan dilengkapi narasi persiapan ke 2024.
Kemarin, Giring mengonfirmasi kabar tersebut lewat video yang diunggah ke akun Youtube PSI.
"Saya memang memberanikan diri untuk maju sebagai calon presiden di 2024," kata Giring.
Baca Juga: Giring Maju di Pilpres 2024, Ernest Prakasa : Gimmick yang Kebablasan
Giring juga memberikan alasan kepada anak muda, terutama yang selama ini antipati, perlu terlibat dalam politik.
"Saya sadari ini nggak akan mudah. Saya justru terjun, masuk ke dunia politik, pada saat banyak anak muda nggak suka, sinis atau pesimis pada politik. Kita boleh saja benci politik, tetapi suka nggak suka, banyak keputusan penting yang terkait diri kita diambil mellaui sistem politik," kata Giring.
Tanggapan pesimistis terhadap langkah Giring, antara lain disampaikan oleh komika Ernest Prakasa.
"Nggak lucu, brosis," kata Ernest.
Ernest mengkritik langkah mengusung tokoh yang hanya dilatari modal popularitas. Dia menyebutnya gimmick yang kebablasan.
"Bagi saya, pencalonan Giring adalah gimmick yang kebablasan. Memajukan figur untuk menjadi capres hanya bermodalkan popularitas, bukan pengalaman politik yang jelas," kata Ernest.
Berita Terkait
-
Berlangsung Alot, Rapat Paripurna DPRD DKI Sahkan Empat Raperda
-
Jangan Nonton Sendirian! Paranormal Activity 8 Resmi Dibuat, James Wan Turun Tangan
-
Heboh Isu Jokowi Resmikan Bandara IMIP, PSI: Ada yang Memanipulasi Fakta
-
Wamenbud Hadir di Bangkit Fest: Dorong Kolaborasi Lintas Sektor buat Angkat Optimisme Anak Muda
-
Kaesang Blak-blakan Target PSI di Pemilu 2029: Ini Momentum Pembuktian Kami!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Cara Benar Isi Jumlah Tanggungan Orang Tua di Portal SNPMB 2026
-
Ini Bocoran Isi RUU Perampasan Aset yang Dipaparkan Badan Keahlian DPR di Komisi III
-
RUU Perampasan Aset: BK DPR Jelaskan Skema Non-Vonis untuk Pelaku Kabur atau Meninggal
-
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya