Suara.com - Artikel ini masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya yang membahas syarat dan tata cara pencairan subsidi gaji Rp 600 ribu. Dalam artikel kali ini kami akan mengulas cara cek status kepesertaan di sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Calon penerima bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu nampaknya masih harus bersabar. Kemarin (25/08/20), pemerintah mengumumkan bahwa pencarian program bantuan subsidi tersebut akan ditunda.
Pencairan bantuan tahap pertama rencananya akan dilakukan mulai Selasa, 25 Agustus 2020. Namun, penundaan dirasa perlu dilakukan untuk menambah waktu penyesuaian data para calon penerima bantuan.
Dikabarkan pula, pencarian bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu ini paling lambat akan direalisasikan pada 31 Agustus 2020. Sembari menunggu pencarian tersebut, Anda terlebih dahulu dapat mengecek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.
Anda dapat mengecek status kepesertaan tersebut melalui beberapa cara. Berikut ini cara cek status kepesertaan melalui https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/:
- Pertama, Anda perlu masuk ke tautan berikut https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
- Di halaman utama, masukkan alamat email dan kata sandi Anda.
- Setelah berhasil masuk, pilih menu 'Kartu Digital'.
- Klik kolom 'List Kartu Segmen Penerima Upah (PU)'.
- Kemudian, akan muncul tampilan baru yang memuat data diri termasuk status kepesertaan Anda.
Jika Anda lupa alamat email dan kata sandi, Anda dapat menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175.
Apabila belum terdaftar di laman tersebut, Anda perlu melakukan registrasi dengan cara:
- Pertama, masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
- Kemudian pilih menu registrasi akun.
- Setelah muncul halaman registrasi, Anda akan diminta untuk mengIsi formulir data diri. Data yang diminta adalah nomor KPJ Aktif, nama lengkap, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan alamat email.
- Jika proses registrasi berhasil, Anda akan mendapatkan PIN yang dikirim melalui email dan SMS ke nomor ponsel yang didaftarkan.
Informasi lain yang bisa Anda dapatkan melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan adalah saldo bantuan subsidi gaji Anda. Dengan ini, Anda dapat mengetahui apakah bantuan tersebut sudah disalurkan atau belum.
Selain melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan atau sso.bpjsketenagakerjaan.go.id, Anda juga dapat mengecek status kepesertaan melalui aplikasi BPJSTK Mobile (BPJSTKU Personal Service), melalui SMS, atau datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
Baca Juga: Gaji Subsidi Cair Bertahap, DPR: Duitnya Ada, Tapi Datanya Enggak Siap
Cara Login sso.bpjsketenagakerjaan.go.id Melalui Aplikasi BPJSTK Mobile
Sebagai peserta, Anda harus mengunduh aplikasi BPJSTK Mobile di gadget Anda. Kemudian setelah mengunduh, Anda harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN. Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain adalah:
- Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan).
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau e-KTP.
- Tanggal lahir, dan nama lengkap.
Setelah terdaftar dan login, Anda dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK dengan memilih di "Kartu Digital". Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik pada tampilan tersebut, maka bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK aktif atau tidak aktif.
Cara Login sso.bpjsketenagakerjaan.go.id Website BPJS Ketenagakerjaan
Cara cek status kepesertaan dan saldo juga bisa dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id dengan mudah dan cepat.
Apabila belum terdaftar di laman tersebut, Anda bisa melakukan registrasi dengan cara masuk ke sso.bpjsketenagakerjaan.go.id, lalu pilih menu registrasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!