Suara.com - Rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR dan jajaran direksi PT. Pertamina (persero) diagendakan berlangsung pada Senin (31/8/2020) dengan agenda meminta penjelasan mengenai berbagai persoalan yang terjadi di perusahaan tersebut, terutama menyangkut kerugian yang mencapai sekitar Rp11 triliun pada semester pertama tahun ini.
Demikian dikatakan oleh Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto ketika dihubungi Suara.com, Kamis (27/8/2020). "Kita akan telusuri, untuk memitigasi agar kerugian itu tidak berlatur-larut terus. Harus sehat," kata dia.
Tetapi Sugeng memastikan dalam RDP, komisinya tidak mengundang Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Mengenai kerugian yang dialami Pertamina pada semester pertama tahun 2020, menurut Sugeng, hal itu terjadi karena berbagai sebab, di antaranya demand menurun secara drastis, dan persoalan serupa juga dialami hampir semua operator minyak raksasa dunia, seperti ExxonMobil, Chevron, juga British Petroleum. Mereka mengalami rugi sampai miliaran dollar Amerika Serikat.
Kecuali Saudi Aramco yang justru meraup untung dalam kondisi sekarang.
Pandemi Covid-19, menurut Sugeng, ikut mempengaruhi demand. Tetapi Sugeng yakin, terutama setelah pandemi berhasil ditangani, keuangan Pertamina kembali membaik pada semester kedua tahun ini.
Sugeng mengatakan sekarang ini saja permintaan sudah membaik atau mulai menggeliat. "Mudah-mudahan semester depan akan setidaknya tidak rugi," katanya.
Berita Terkait
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Buruh Warning DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Sangat Rawan
-
Komisi II: Relaksasi Belanja Pegawai Lebih 30 Persen Masih Diperbolehkan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis