Suara.com - Jepang akan mencabut larangan masuk bagi orang asing mulai besok, 1 September 2020, keputusan tersebut disampaikan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat ia mengundurkan diri.
"Mulai 1 September, kami akan mengizinkan orang asing dengan visa yang tepat untuk masuk kembali setelah meninggalkan negaranya, dengan syarat mereka mengambil tindakan tambahan untuk mencegah infeksi," kata Abe disadur dari Bussiness Time, Senin (31/8/2020).
Abe menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan memungkinkan mereka yang saat ini berada di negara-negara di mana Jepang telah memberlakukan larangan masuk untuk masuk kembali.
Jepang mendapat kritik karena kebijakan perbatasan yang ketat untuk membatasi virus corona yang membuat sebagian besar non-warga negara pergi, termasuk mereka yang memiliki ijin tinggal jangka panjang.
Abe juga mengatakan pelonggaran aturan akan diterapkan bersamaan dengan langkah-langkah untuk mencegah virus corona.
Jepang memiliki kasus Covid-19 'lebih ringan' daripada kebanyakan negara ekonomi maju, dengan lebih dari 65.000 kasus, dan sekitar 1.200 kematian.
Hingga Senin (31/8/2020), kasus Covid-19 di Jepang tercatat 67.264 menurut data Worldometers.info dan 1.264 dinyatakan meninggal.
Sebanyak 56.164 pasien dinyatakan sembuh dari virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut. Hingga kini pemerintah Jepang masih terus berjuang melawan virus tersebut.
Pengumuman kebijakan tersebut disampaikan beberapa jam sebelum Shinzo Abe mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Jepang karena masalah kesehatan.
Baca Juga: Gunakan Toyota Test Field, SkyDrive Uji Mobil Terbang Berawak Perdana
"Meskipun ada satu tahun lagi dalam masa jabatan saya dan ada tantangan yang harus dihadapi, saya telah memutuskan untuk mundur sebagai perdana menteri," kata Shinzo Abe pada konferensi pers di Tokyo pada hari Jumat, disadur dari Japan Times.
Abe juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Jepang karena tidak dapat menjalankan tugasnya selama pandemi virus corona.
Abe menderita kolitis, penyakit radang usus, yang juga merupakan faktor pengunduran dirinya yang tiba-tiba sebagai perdana menteri pada tahun 2007.
"Selama hampir delapan tahun saya mengontrol penyakit kronis saya, namun pada bulan Juni tahun ini saya melakukan pemeriksaan rutin dan ada tanda-tanda penyakit tersebut," ujar Abe.
"Saya membuat keputusan bahwa saya tidak boleh melanjutkan pekerjaan saya sebagai perdana menteri," jelas Abe.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026