Suara.com - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mendoakan penyidik Novel Baswedan dan keluarga agar bisa melewati cobaan yang datang di tengah pandemi Covid-19.
"Tetap semangat dan semoga sehat Bang Novel dan keluarga. Aamiin..." kata Febri Diansyah melalui akun Twitter @febridiansyah yang dikutip Suara.com.
Pagi tadi, Novel dan keluarga kembali ke Puskesmas Kelapa Gading untuk memeriksaan kesehatan usai dinyatakan positif Covid-19. Novel bersyukur keluarganya sudah melewati fase kritis virus. Mereka kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Pagi ini saya dan keluarga ke poli khusus Covid-19 Puskesmas Kelapa Gading untuk cek darah lengkap dan cek kondisi fisik. Alhamdulillah semua hasil tes bagus. Menurut dokter fase-fase kritis virus sudah lewat, tinggal tunggu tahapan isolasi agar baik total. Semoga semua sehat, aamiiin," kata Novel dalam akun Twitter.
Dalam laporan Antara, usai keluarga dinyatakan positif, Novel mengatakan istrinya tidak mengalami gejala apapun sebagaimana empat dari lima anaknya yang sebelumnya juga telah terkonfirmasi positif.
"Empat positif, satu negatif. Semua tanpa gejala dan tampak atau merasa sehat," kata Novel.
Saat ini, Novel dan keluarganya yang positif COVID-19 sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Sebelumnya pada Jumat (28/8/2020), Novel telah terlebih dahulu menginformasikan terkonfirmasi positif COVID-19.
Novel sempat demam dan batuk lalu menjalani tes usap, namun saat ini kondisinya stabil dan akan menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga: Jokowi: Warga Diselimuti Rasa Tak Aman Dari Covid-19, Ekonomi Sulit Bangkit
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT