Suara.com - Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @viral.banget, terlihat sekelompok pesulap jalanan sedang beraksi membius penontonnya.
Namun, akun Instagram ini justru membongkar trik licik segerombolan pesulap tersebut hingga banyak warganet tersadar bahwa semua itu hanya bohong belaka.
Mulanya, seorang lelaki berbaju dan berpeci putih tengah membacakan sebuah mantra.
Mantra tersebut dibacakan untuk model sulapnya yang telah terlebih dahulu dibungkus kain dan diikat menyerupai pocong.
"Dia membawa-bawa agama Islam dan mengucap sumpah Demi Allah agar penonton percaya dengan pertunjukannya," tulis keterangan video berdurasi delapan menit lebih itu.
Setelah pesulap komat-kamit baca mantra, model kemudian dimasukkan ke dalam sebuah kotak hitam berukuran kurang lebih 50x50 cm.
Kotak hitam yang sudah berisi model tersebut lantas ditutup rapat dan diikat dengan tali berwarna kuning dengan kencangnya.
Setelah rapat, kotak hitam tersebut ditutup sebuah tirai dari kain berwarna hitam setinggi lebih kurang 1,5 meter.
Si model dalam kotak hitam yang sudah tertutup tirai tiba-tiba menjerit seolah kesakitan dan menggerak-gerakkan tirainya.
Baca Juga: Diajak Makan Lalu Ngemal, 4 Siswi Sukabumi Kena Hipnotis Emak-emak
Padahal seperti yang dilihat penonton, kotak hitam tersebut sudah tertutup rapat dan diikat dengan kuat.
Setelah dibuka tirai hitamnya, nampak si model masih terkungkung dalam kotak hitam dan tidak ada tanda-tanda ia melepaskan diri.
Aksi demi aksi dalam video pertunjukan sulap jalanan itu pun nampak ramai diserbu penonton.
Secara bergantian, hal-hal aneh pun ditunjukkan, mulai dari air dalam gelas yang tiba-tiba habis, botol tiba-tiba pecah, hingga tas milik salah penonton hilang dari atas kotak hitam yang digunakan.
Singkat cerita, akun @viral.banget membongkar satu per satu trik sulap sekelompok orang tersebut.
"Ini adalah sebuah pintu yang bisa dibuka untuk jalan keluar," tulisnya sambil melingkari salah satu sisi dari kotak hitam.
Tag
Berita Terkait
-
Senyum Semringah, Inilah Aksi Pak Tarno Tunjukkan Sulapnya
-
Viral Lagi, Kondisi Pak Tarno Jualan Mainan di Kursi Roda Bikin Miris
-
Ratu Rizky Nabila Kepincut Pesulap Merah, Bukti Sahih Studi Pria Beristri Lebih Menarik
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Ratu Rizky Nabila Akui Jadi 'Jin Dasim' Perusak Rumah Tangga Pesulap Merah: Aku yang Ngusek-Ngusek!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan