Suara.com - Gubernur New York, Andrew Cuomo memberi reaksi keras atas rencana Presiden AS, Donald Trump yang akan memotong pendanaan di beberapa kota di Amerika.
Menyadur Sputnik News, Kamis (03/09/2020), Cuomo mengatakan Trump harus membawa tentara jika ingin selamat saat melintasi jalanan di kota New York.
"Dia tidak memiliki cukup pengawal untuk berjalan-jalan di New York City. Lupakan pengawal, ia harus bawa tentara jika ingin berjalan-jalan di New York" kata Cuomo, diambil dari Fox News.
"Dia persona non grata di New York City, dan saya pikir dia tahu itu, dan dia tidak akan pernah kembali ke New York," tambah Andrew Cuomo.
"Karena warga New York tidak akan pernah melupakan betapa kejamnya dia," lanjut gubernur Negara Bagian New York tersebut.
Sebelumnya, Donald Trump mengancam akan menarik dana federal dari kota-kota yang tidak dapat mencegah pembentukan zona tanpa hukum.
Dia menunjuk kota yang mengalami kerusuhan dan penjarahan kala demonstrasi menentang ketidakadilan rasial setelah kematian George Floyd.
Kota-kota itu adalah Portland, Seattle, Washington, DC dan New York City. Trump juga ingin pemerintahannya menerbitkan daftar di situs web Departemen Kehakiman.
Dalam dua minggu ke depan ia ingin mengidentifikasi yurisdiksi negara bagian dan lokal yang telah mengizinkan kekerasan dan perusakan properti terus berlanjut.
Baca Juga: Dwi Astutik Akui Masih Saudara Gubernur Khofifah, Tapi Dari Jalur Nabi Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal