Suara.com - Indonesia Corruption Watch mengkritik sikap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri yang kerap terlihat menghindari awak media.
Peneliti ICW Kurnia Ramadhan mengatakan, setidaknya polisi berpangkat komisaris jenderal itu tiga kali terkesan menghindari jurnalis.
Pertama, kata dia, ketika Firli masih mengikuti proses wawancara bersama Panitia Seleksi Pimpinan KPK di Sekretariat Negara pada 29 Agustus 2019.
"Lalu, ketika pimpinan KPK mengunjungi DPR (20 Januari 2020), dan hari ini sesaat setelah ia (Firli) menjalani pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik di Dewan Pengawas (4 September 2020)," kata Kurnia melalui keterangan tertulis, Jumat (4/9/2020).
Tak hanya itu, Kurnia menilai Firli Bahuri juga diketahui sempat menutup-tutupi informasi terkait dugaan penyekapan yang dialami pegawai KPK saat ingin meringkus Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku.
Sepatutnya Filri, kata Kurnia, dengan jabatannya sebagai Ketua KPK memahami lembaga antirasuah itu terikat dengan Pasal 5 juncto Pasal 20 ayat (1) UU KPK.
Pasal-pasal itu mengamanatkan, KPK bertanggungjawab kepada publik dan menerapkan nilai keterbukaan, akuntabilitas, dan kepentingan umum saat menjalankan tugas.
"Rangkaian kontroversi selama ini serta keengganan dari Firli Bahuri untuk berhadapan dengan media menunjukkan bahwa yang bersangkutan sebenarnya belum siap mengemban jabatan sebagai Ketua KPK," kata Kurnia
Hindari Awak Media
Baca Juga: Skandal Helikopter Mewah, Ketua KPK Firli Kembali Disidang Pekan Depan
Jumat hari ini, Firli mengikuti persidangan etik atas skandal penggunaan helikopter mewah. Dalam persidangan tersebut, Dewas KPK memanggil empat saksi untuk terperiksa Firli.
Seusai menjalani sidang etik, Firli memilih keluar melalui pintu belakang gedung lama KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Firli yang memakai masker dan dikawal tiga ajudannya itu, memilih bergegas meninggalkan gedung KPK untuk menghidari sorotan wartawan.
Firli pun tak menggubris sejumlah pertanyaaan awak media, terkait sidang etik lanjutan terhadap dirinya. Ia hanya menjawab singkat.
"Kita ikuti," singkat Firli langsung memasuki mobilnya.
Sidang dugaan pelanggaran kode etik dengan terperiksa Firli Bahuri sempat ditunda. Sedianya sidang lanjutan itu digelar pada Senin (31/8/2020) lalu.
Berita Terkait
-
Skandal Helikopter Mewah, Ketua KPK Firli Kembali Disidang Pekan Depan
-
'Gocek' Wartawan Usai Sidang Etik, Ketua KPK Ngacir Lewat Pintu Belakang
-
Novel Baswedan Positif Corona, Ketua KPK: Kan Ada Penyidik yang Lain
-
Profil Firli Bahuri Terlengkap
-
Pukat UGM Desak Dewas KPK Beri Bukti Serius Tangani Kasus Etik Firli Bahuri
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden