Suara.com - Seorang wanita di Ukraina dicegat oleh polisi setempat setelah ketahuan memasukkan bayinya yang berumur seminggu ke dalam tas jinjing.
Menyadur The Sun pada Sabtu (05/09/2020) wanita ini sebelumnya terlihat mencurigakan karena tampak berjalan sambil mendendangkan lagu pada tas yang ia jinjing.
Seorang warga lantas menghmpirinya dan berkata ingin melihat isi tasnya, namun wanita ini berkata tidk boleh dan langsung pergi seolah menghindari perhatian.
Polisi lantas dihubungi untuk memeriksa wanita dengan gelagat mencurigakan tersebut. Kala dicegat oleh polisi, wanita itu tampak tak bisa mengelak dan menyerahkan tasnya.
Polisi kemudian menggeledah tas jinjing tersebut dan wanita itu berkata "biarkan saja dia, dia masih hidup. Dia baik-baik saja" pada polisi tersebut, merujuk pada kondisi putranya.
Polisi lantas mengeluarkan bayi laki-laki yang dibalut jaket musim dingin dari dalam tas tersebut, padahal cuaca di kota saat itu cukup panas, sekitar 30 derajat celsius.
Polisi itu kemudian menidurkan bayi mungil itu di kursi mobil dan menelepon ambulans untuk dibawa ke rumah sakit agar mendapat pemeriksaan terkait kesehatannya.
Menurut pernyataannya, wanita ini baru datang dari kota Odessa dan tak memiliki kereta bayi untuk mengajak anaknya keluar rumah. Ia datang ke Kiev untuk mencari pekerjaan.
Baca Juga: Bayi Azkiatunnufus Penderita Pneumonia Akhirnya Dibawa ke Rumah Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian