Suara.com - Air mancur di Verviers, Belgia timur, menyerahkan benda yang disimpannya selama lebih dari satu abad: jantung wali kota pertama kota.
Organ itu, disegel dalam toples alkohol di dalam peti mati kecil berbahan seng, ditemukan selama renovasi air mancur.
- 'Penemuan menakjubkan': Arkeolog temukan monumen Neolitik berusia 4.500 tahun dekat Stonehenge
- Patung tokoh perbudakan diturunkan di London, patung eks PM Inggris dan Raja Belgia dikotori
- Paus Fransiskus 'terluka' atas keputusan Turki kembalikan Hagia Sophia jadi masjid
Peti itu sekarang dipamerkan di Museum of Fine Arts.
Wali kota Pierre David meninggal pada tahun 1839, tetapi air mancur yang dinamai menggunakan namanya itu baru diresmikan pada tahun 1883.
Sebuah ukiran di peti mati itu menyebutkan jantung wali kota itu yang kemudian ditempatkan di monumen itu.
"Jantung Pierre David ditempatkan dengan khidmat di monumen ini pada 25 Juni 1883", bunyi tulisan itu.
Anggota dewan pekerjaan umum Verviers, Maxime Degey, mengatakan "legenda urban telah menjadi kenyataan: peti mati itu berada di bagian atas air mancur, tepat di dekat dada patung Pierre David, di belakang sebuah batu yang telah kami singkirkan selama renovasi air mancur".
Penyiar RTBF mengutip informasi bahwa peti mati yang ditemukan oleh pekerja bangunan pada 20 Agustus itu "berada dalam kondisi yang sangat sempurna".
Wali kota Pierre David meninggal pada musim gugur pada usia 68 tahun, saat bekerja di loteng jerami pada tahun 1839.
Baca Juga: Tangan Berkeringat Dingin, Benarkah Gejala Penyakit Jantung?
Pemerintah kota menggalang dana untuk membangun sebuah monumen untuk menghormatinya, dan dengan persetujuan keluarganya, ahli bedah mengangkat jantungnya, sehingga bisa dimakamkan di monumen.
Situs web resmi Verviers - verviers.be - mengatakan butuh waktu puluhan tahun bagi kota itu untuk mengumpulkan cukup uang untuk mendirikan monumen dengan ornamen yang memadai.
Sementara itu, ada juga perdebatan tentang cara terbaik untuk menghormati wali kota pertama kota itu, sebelum air mancur di Place Verte dibangun.
Siapakah Pierre David?
Dia hidup melalui masa-masa sulit, termasuk pembentukan Belgia sebagai negara merdeka pada tahun 1830.
Dia pertama kali menjabat sebagai wali kota Verviers pada 1800-1808, ketika Belgia saat itu dikuasai Prancis.
Belakangan, kemerdekaan Belgia terjadi setelah revolusi melawan pemerintahan Belanda pada tahun 1830, dan pada tahun itu Pierre David terpilih kembali sebagai wali kota.
Wali kota itu dikenang terutama karena mendirikan layanan pemadam kebakaran di Verviers pada tahun 1802 - inovasi langka pada saat itu.
Dia adalah seorang Francophile yang mendukung ideologi Revolusi Prancis, tetapi kemudian hidup selama periode pemerintahan Belanda dari tahun 1815 hingga 1830.
Verviers rusak parah dalam pemberontakan tahun 1830, dan Pierre David diberi tugas untuk memulihkan ketertiban di kota, karena itu dia sangat dihormati.
Berita Terkait
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat
-
Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan