"Alhamdulillah sampai saat ini kita tidak ada pengurangan makan. Jadi makan satwa kami tetap seperti biasa, meskipun sekarang lagi pandemi," ungkap Lely.
"Jadi untuk satwa memang kami prioritaskan," lanjutnya.
Setelah menampilkan klarifikasi, video tersebut kemudian merekam gambar harimau yang disebut-sebut sama dengan harimau yang sedang viral.
Dalam video tersebut, si perekam mengatakan bahwa saat itu sedang waktunya harimau untuk makan.
Hingga Selasa (8/9/2020) video unggahan @ndorobeii tersebut telah ditayangkan lebih dari 164.000 kali.
Selain itu, video klarifikasi ini juga mengundang berbagai komentar warganet. Sebagian dari mereka mengaku tidak percaya dengan klarifikasi tersebut.
"Saya masih bisa membedakan mana yang kurus perutnya masuk ke dalam dengan perut rata karena belum makan. Namanya juga klarifikasi, pasti ada aja pembelaannya," tulis salah seorang warganet.
"Ini mah bukan klarifikasi, pembelaan doang," timpal warganet lainnya.
Baca Juga: Penampakan Harimau Kurus Kering Kebun Binatang Lamongan, Publik Geram
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia