Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut jika angka pasien meninggal karena Corona (Covid-19) sepekan terakhir tertinggi terjadi di Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, dari data nasional angkat kasus meninggal karena Covid-19 meningkat sebesar 3 persen. Semula kasus kematian 663 kasus dan bertambah menjadi 683 kasus kematian.
Berdasarkan data pemerintah per Selasa (8/9/2020) hari ini, kasus pasien meninggal di Indonesia akibat Corona bertambah sebanyak 100 orang.
Dengan demikian, total angka kematian karena Corona di tanah air hingga kini mencapai 8.230 kasus.
"Terlihat secara nasional terjadi penambahan kasus kematian covid-19 secara nasional sebesar 3 persen dibanding dengan Minggu lalu yaitu dari 663 menjadi 683 penambahan," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).
Ia pun merinci lima kasus kematian dengan presentase kematian tertinggi yang didata secara mingguan, Provinsi Jatim tercatat di posisi pertama, yakni sebesar 7, 14 persen. Posisi kedua ditempati Jawa Tengah dengan angka kematian akibat Corona sebesar 7,06 persen.
Kemudian di Provinsi Bengkulu yakni kasus kematian naik 6,65 persen, Sumatera Selatan 5,95 persen dan kelima kasus kenaikan tertinggi di Nusa Tenggara Barat yakni 5,9 persen.
"Ini adalah target kita bersama agar persentase kematian yang tertinggi secara nasional ini dapat diturunkan lebih banyak lagi sehingga sama dengan maka nasional atau lebih baik lagi, sehingga kita secara kolektif dapat menurunkan angka kematian mendekati angka global," katanya.
Baca Juga: Catat Rekor! Kasus Corona di Bali Naik 100 Persen, Total Pasien Capai 1.134
Berita Terkait
-
Mumpung Masih Gratis, Jubir Covid-19 Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster Kedua
-
Pemerintah Tak Ingin Tergesa-gesa Sampaikan Indonesia Bebas Pandemi Covid-19
-
Covid di Indonesia Hari Ini: Bertambah 5.070 Kasus, Terbanyak dari Jakarta
-
Enam Provinsi Nol Kasus, Satgas Optimis Indonesia Bebas Wabah PMK di Akhir 2022
-
Indonesia Mampu Kendalikan Wabah PMK Hewan Ternak
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan