Suara.com - Beredar sebuah video yang menampilkan aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap pengendara mobil. Video tersebut pun kini viralmedia sosial Instagram setelah diunggah akun @westjurnalpalma.
Berdasarkan video viral itu, peristiwa penyerangan itu terjadi Tangkap layar video aksi penyerangan terhadap pengendara mobil di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2020).
Dalam video yang berdurasi dua menit delapan detik itu terlihat dua orang pria turun dari mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) berwarna putih dan tiba-tiba mengejar mobil yang berisi tiga orang termasuk ibu yang membawa anak balitanya.
Saat dikejar, salah satu penumpang merekam kejadian itu dan berteriak-teriak meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar kawasan Menteng itu.
Tak lama, terjadi pelemparan batu ke arah mobil itu yang dilakukan oleh para pengejar.
Mobil yang dilempari batu itu pun berhasil kabur dari kejaran para pelempar batu. Pada durasi 1 menit 41 detik, akhirnya penumpang mobil yang menjadi sasaran penyerangan itu tampak ditenangkan oleh petugas kepolisian sembari memohon perlindungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengaku sudah menerima adanya laporan dari video viral tersebut.
"Benar, pada pukul 10.00 WIB terjadi perusakan terhadap satu buah mobil ditumpangi oleh ibu-ibu yang membawa anaknya. Sekarang sudah laporan ke Polsek," ujar Heru saat dilaporkan Antara.
Heru mengatakan awal mula penyerangan yang dilakukan oleh penumpang mobil ke pengendara mobil lainnya di kawasan Menteng itu akibat adanya penyerempetan.
Baca Juga: 79 Warga Kena Amuk Prajurit di Ciracas, TNI Ganti Rugi hingga Ratusan Juta
"Lalu terjadi kejar-kejaran. Dari salah satu pihak pemilik mobil yang mau merusak sudah kami deteksi. Sudah ada gambaran dan sudah ada pengejaran, mudah-mudahan bisa segera kita temukan,"ujar Heru.
Sementara itu, ibu yang membawa anak dan mobilnya mengalami kerusakan akibat penyerangan telah mengikuti pemeriksaan dari pihak berwajib.
"Sudah diinterogasi di Polsek Menteng dan sudah kita periksa," kata Heru.
Heru mengatakan kerusakan yang dialami oleh mobil yang dirusak di kawasan Menteng itu adalah bagian kaca depan mobil retak dan kaca bagian belakangnya pecah.
Berita Terkait
-
Kafe di Kemang Diserbu 4 Pria Mabuk, Karyawan dan Pengunjung Jadi Korban
-
Respons Kasus Serangan TNPB-OPM di Yakuhimo, Komisi I DPR Segera Panggil TNI
-
Anies Apresiasi Gerak Cepat Kapolri Amankan Pelaku Pengancaman
-
Abraham Mate, Terdakwa Penyerang Pos TNI Yang Tewaskan 4 Prajurit Di Maybrat Meninggal Di Lapas Sorong
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?