Suara.com - Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengimbau warga AS untuk tidak berpergian ke Indonesia.
Seruan itu disampaikan CDC setelah mengeluarkan peringatan level 3 terkait kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia, yang dianggap masuk kategori berbahaya.
Merujuk laman resmi CDC, peringatan level 3 bisa diartikan bahwa orang-orang diminta menghindari Indonesia sebagai destinasi, kecuali ada kepentingan mendesak.
CDC menegaskan bahwa risiko penularan Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi. Selain melonjaknya kasus, fasilitas kesehatan di negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo itu juga dinilai minim.
Penyataan tersebut pertama kali dikeluarkan CDC lewat laman resminya, cdc.gov, pada 6 Agustus 2020.
"CDC merekomendasikan para pelancong menghindari semua perjalanan internasional yang tidak penting ke Indonesia," tulis CDC.
"Jika Anda sakit di Indonesia dan membutuhkan perawatan medis, sumber daya (kesehatan--Red) mungkin terbatas."
Meski mengimbau warga Amerika Serikat untuk berpergian ke Indonesia, CDC turut memberitahu kegiatan atau tujuan penting apa saja yang dapat pengecualian dari peringatan tersebut.
"Beberapa contoh perjalanan penting dapat mencakup perjalanan untuk pekerjaan bantuan kemanusiaan, alasan medis, atau keadaan darurat keluarga."
Baca Juga: Alfred Riedl Meninggal Dunia, Bayu Gatra: Saya Sudah Dengar
Menyadur data Worldometers.info, Selasa (8/9/2020), Indonesia berada di peringkat 23 sebagai negara dengan kasus infeksi Covid-19 terbanyak di dunia.
Data resmi mencatat Indonesia telah memiliki 200.035 kasus infeksi Covid-19 di mana total kematian telah menembus angka 8.230 jiwa.
Kondisi Indonesia kian mengkhawatirkan apabila melihat kemampuan tes perhari yang masih sangat sedikit, yakni berkisar 9 ribu perjuta orang.
Kondisi itu berbanding jauh dengan Filipina yang hanya berada satu strip di atas Indonesia, di mana mereka memiliki kemampuan tes perhari lebih baik yakni mencapai kurang lebih 25 ribu per sejuta populasi.
Selain Indonesia, CDC juga membeberkan daftar negara-negara yang masuk peringatan level 3 terkait Covid-19. Beberapa di antaranya adalah Afghanistan, Jerman, Austria, Australia, hingga Qatar.
Berita Terkait
-
Cukup Drastis, Kasus Covid-19 Sembuh Secara Nasional Turun 13,64 persen
-
Setelah Dua Kali Tes Usap, Wakil Wali Kota Padang Sembuh dari Covid-19
-
Angka Kematian Akibat Covid-19, Jateng Rangking Kedua Terbanyak
-
Ditegur saat Tak Memakai Masker, Perempuan ini Malah Marah ke Petugas
-
Soal Sertifikasi Da'i, Tengku Zulkarnain: NKRI Mau Pilih Model Mana?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan