Suara.com - Petugas penggali dan pengubur jenazah pasien positif Covid-19 semakin sibuk. Hal ini seiring melonjaknya kasus terkonfirmasi positif di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta.
Kesehatan para petugas juga menjadi salah satu yang menjadi perhatian.
Petugas PJLP atau pengubur jenazah corona di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, mengungkapkan kondisi kesehatannya selama menjalani tugas sejak kasus pertama mencuat.
Menurutnya, hingga kekinian seluruh petugas dalam kondisi sehat dan tak ada yang terpapar virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Para petugas juga sudah menjalani serangkaian tes dan hasil menunjukkan non reaktif covid.
"Untuk kesehatan selama pandemi ini kami sudah 4 kali rapid test hasilnya alhamdulliah hasilnya negatif semua," kata Adang (40), salah satu pengubur jenazah covid saat ditemui di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2020).
Menurut Adang, meski intens melakukan proses pemakaman jenazah corona dirinya dan rekan-rekannya selalu menjaga kesehatan dengan cara mengonsumsi vitamin.
"Kami disini alhamdulillah sehat semua. Minum multivitamin setiap minggunya ada di suplai dari pihak kantor khususnya dinas," ungkapnya.
Lebih lanjut, Adang mengatakan dalam menjalankan tugasnya juga dirinya dilengkapi dengan alat pelindung diri lengkap. APD itu semisal baju hazmat, hingga masker.
"Pelengkapan untuk menurunkan jenazah kami protokol kesehatan pakai APD," tuturnya.
Baca Juga: Rekor Sehari Kubur 37 Mayat, Petugas TPU: Kami Lelah, Kapan Corona Berakhir
Di lain sisi, ia pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Hal itu dilakukan agar kasus corona di Indonesia tak terus melonjak.
"Kami di sini sih sebenarnya sudah lelah sih kapan musim pandemi berakhir saya harap musim ini cepat berlalu," tandasnya.
Sisa 1.100 lubang
Jumlah liang lahat untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, tersisa 1.100 lubang hingga Jumat (4/9/2020) siang.
Pengelola TPU Pondok Ranggon mengemukakan kuota liang lahat yang tersisa jenazah Covid-19 itu, baik itu korban yang beragama Islam maupun non muslim.
"Lahan kami untuk jenazah Covid-19 tersisa 1.100 lubang makam untuk muslim dan non muslim," ujar Komandan Regu TPU Pondok Ranggon, Nadi (47).
Berita Terkait
-
Kondisi TPU Pondok Ranggon Terbaru, Petugas Sibuk Gali Liang Lahat
-
Rekor Sehari Kubur 37 Mayat, Petugas TPU: Kami Lelah, Kapan Corona Berakhir
-
Jenazah COVID-19 Jakarta Melonjak Sejak Agustus, TPU Pondok Ranggon Padat
-
Saban Hari, 20 Lebih Jenazah Corona Dikubur di TPU Pondok Ranggon
-
TPU Pondok Ranggon Diperluas untuk Kubur Jenazah COVID-19
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger