Suara.com - Seorang reporter pria dari salah satu saluran televisi di Boston, ditikam dengan gunting saat tengah bekerja.
Menyadur New York Post, Ted Wayman dari WCVB-TV sedang bekerja di kawasan Copely Square pada Minggu (6/9) malam, ketika ia diserang.
Juru bicara stasiun televisi WCVB mengatakan Ted langsung dilarikan ke rumah sakit setempat pada malam itu.
"(Ted) akan baik-baik saja," ujar juru bicara WCVB.
Polisi Boston sebelumnya mengatakan seorang pria berusia 44 tahun ditangkap terkait insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 malam di dekat jalan Dartmouth dan Boylston.
Sejauh ini kepolisian disebutkan belum merilis rincian identifikasi dari tersangka.
Namun, laporan masslive.com menyebutkan pelaku adalah seorang pria bernama Cirilo Aldana-Peraedes.
Lebih lanjut disebutkan, pelaku menggunakan gunting untuk menusuk lengan Wayman. Aldana-Peraedes kemudian didakwa atas penyerangan dengan senjata berbahaya.
Hingga kini, polisi belum menginformasi motif dibalik penyerangan terhadap jurnalis ini.
Baca Juga: 59 Negara Larang WNI Datang, Fadli Zon Sindir Influencer
Saat penyerangan tersebut, Ted rupanya tengah bersama dengan rekannya yang merupakan seorang jurnalis foto, yang dilaporkan tidak terluka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT