Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan berbagai kejanggalan dalam refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 oleh sejumlah Pemerintah Daerah.
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengungkapkan sejumlah Pemerintah Daerah atau Pemda melakukan perubahan alokasi anggaran yang cukup tinggi meski imbas pandemi Covid-19 di wilayahnya kecil. Pemda yang melakukan refocusing anggaran tinggi tersebut rata-rata Kepala Daerahnya maju kembali dalam Pilkada Serentak 2020.
"Karena kami menemukan di beberapa wilayah yang sangat tidak masuk diakal, korban Covid-nya sedikit tetapi refocusingnya sangat tinggi. Ternyata itu para petahana yang akan maju juga," kata Lili dalam konferensi pers melalui Channel Youtube KPK, Rabu (9/9/2020).
Meski begitu, Lili enggan menyebutkan daftar Kepala Daerah yang melakukan refocusing anggaran tinggi untuk corona tersebut. Rata-rata Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.
"Kami tidak bisa sebut Kabupatennya, tapi yang pasti itu di wilayah Jatim," ujar Lili.
Terkait hal itu, KPK telah menegur langsung Kepala Daerah yang melakukan refokusing anggaran tinggi agar kembali menyesuaikan anggaran. Hal itu untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
"Kami sudah menegur dan mengingatkan agar dinormalkan dan diwajarkan. Karena kami tidak ingin ini mengarah pada pidana, lebih bagus dicegah," tuturnya.
Oleh karena itu, Lili mengharapkan sejumlah stakeholder seperti Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) maupun Badan Pemeriksaaan Keuangan Pembangunan (BPKP) terus mendampingi agar setiap daerah tidak melakukan refocusing anggaran yang tidak jelas.
"Karena prinsipnya dalam hal ini menghindari kerugian di depan. Jadi kami ingatkan Kepala daerah melalui APIP dan BPKP untuk terus melakukan pemdampingan," pungkasnya.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Daerah Tak Harus Dirawat di Pekanbaru
Berita Terkait
-
Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Febrie Adriansyah Lempar Senyum Tipis Sebelum Diperiksa Tim 9
-
Tinggalkan Rutan KPK untuk Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Akhirnya Pakai Rompi Tahanan
-
Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink
-
Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa
-
Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN
-
Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia
-
Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat
-
Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis
-
Banyak Pelajar Kecanduan, Lokasi Transaksi Tramadol di Tanah Abang Bakal Dipasang CCTV
-
Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus soal Artikel Suara.com