Suara.com - Satuan Reskrim Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Tengah (HST) tengah melakukan penyelidikan atas kasus temuan mayat wanita hamil di dalam rumah dengan beberapa mata luka diduga korban pembunuhan.
Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini di Barabai, Sabtu (12/9/2020), membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Petugas bersama para relawan telah mengevakuasi mayat wanita tersebut ke RSHD Barabai untuk dilakukan visum et revertum lebih lanjut," ucapnya seperti dilansir Antara.
Dikatakannya, saat ini Satreskrim telah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi guna mengetahui penyebab kematian dan secepatnya akan menangkap pelakunya jika nanti hasilnya merupakan kasus pembunuhan.
"Kami juga turut berduka cita atas kematian tersebut dan berharap kepada keluarga korban agar kiranya tabah dan bersabar serta menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian," katanya.
Untuk diketahui, warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) digegerkan atas temuan mayat seorang perempuan hamil yang bersimbah darah di sebuah rumah yang baru saja selesai dibangun di Desa Pagat Sarigading Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Kabupaten HST, Kalsel, pada Sabtu (12/9) siang, sekitar pukul 13.00 WITA.
Mayat tersebut diketahui tetangganya setelah ada temannya berkunjung ke rumah ingin membayar utang kepada korban.
Saat diketuk tidak membukakan pintu dan diketahui terkunci dari dalam, warga curiga terjadi sesuatu di dalam rumah tersebut.
Maka bersama warga sekitar, mencoba masuk melalui jendela dan benar saja, korban telah meninggal dunia cukup lama dengan beberapa luka yang diduga bekas bacokan senjata tajam.
Baca Juga: Bocah Temukan Mayat Bayi di Sungai, Polisi: Diduga Dibuang Ortu karena Malu
Karena dilihat dari kondisi mayat, darah di sekitar lokasinya sudah mengering dengan posisi telentang dan rambut acak-acakan.
Dari data SIM yang ditemukan di lokasi kejadian, korban yang diduga pembunuhan tersebut bernama Latifah dengan kelahiran 23 Juli 1989 atau berumur 31 Tahun.
Menurut keterangan warga sekitar, korban diperkirakan dalam kondisi hamil sembilan bulan dan merupakan istri muda dari salah seorang Pambakal atau Kepala Desa yang ada di Kabupaten HST.
Berita Terkait
-
Bocah Temukan Mayat Bayi di Sungai, Polisi: Diduga Dibuang Ortu karena Malu
-
Temuan Mayat Terbakar di Gubuk Deli Serdang, Polisi Periksa 5 Orang Saksi
-
Sempat Check In Bareng Cewek, Penyebab Ketua DPRD Dindin Tewas Terkuak!
-
Sofian Tewas Terikat, Warga Dengar Keributan dan Orang Tercebur ke Kali
-
Kakek Hilang Satu Tahun, Kepalanya Ditemukan di Kardus Mayones
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair
-
Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI
-
PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede
-
Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam
-
Bupati Enrekang Gabung Gerindra, Ketua Nasdem Sulsel: Jangan Lupa Diri
-
Mengenal Hijab Dimsum, Tren Pashmina Keriting yang Dilirik Gen Z Bikin Gaya Makin Unik!
-
Kisah Nursia, Perintis Usaha Ikan Asal Sorong yang Sukses "Naik Kelas" Bersama BRI
-
Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat
-
Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas