Suara.com - Seorang pria di Pakistan nekat menghabisi nyawa kakak kandungnya, lantaran menganggap saudarinya itu telah mempermalukan keluarga dengan menikah enam kali.
Menyadur Gulf News, Abdullah Hasim ditangkap kepolisian pada 11 September atas dugaan pembunuhan demi kehormatan atas Night Parveen.
Insiden yang terjadi di kota Sargodha, Punjab, ini terendus kepolisian setempat usai suami Parveen, Waseem Amjad, melaporkan istrinya telah diculik.
Setelah laporan masuk pada Agustus, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melacak lokasi dari panggilan terakhir yang dilakukan dari ponsel Parveen ke rumah orang tuanya.
Kepada petugas penyelidik, orang tua korban menyebut putrinya tengah pergi ke Islamabad bersama teman-temannya.
Penyelidikan kemudian membawa polisi memiliki dugaan kuat bahwa Parveen dihabisi oleh saudara laki-lakinya yang berusia 22 tahun itu.
Hashim belakangan disebutkan memberi tahu polisi bahwa kakaknya telah menjadi sumber aib keluarga selama delapan tahun terakhir.
Pria itu menambahkan orang-orang di desa juga mulai mempertanyakan "kehormatan" keluarga karena "karakter" Parveen.
Polisi mengatakan pria itu akhirnya mengaku telah membunuh saudaranya dengan menembaknya ketika ia berada di rumah orang tuanya.
Baca Juga: Ortu Pembunuh Anak Sempat Pinjam Cangkul, Ngaku ke Warga Mau Kubur Kucing
Disebutkan, saat itu Parveen kembali ke rumah orang tuanya tak lama setelah melangsungkan pernikahan keenam. Saat itu, pelaku menghabisi korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya