Suara.com - Selain Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, sidang putusan etik dengan terperiksa Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Poernomo juga dilakukan penundaan.
Sedianya, sidang etik yang digelar Dewan Pengawas KPK, pada Selasa (15/9/2020) hari ini.
"Benar, bahwa ada penundaan sidang putusan etik dari yang seharusnya hari ini menjadi rabu tanggal 23 september 2020. Untuk waktunya tetap jam 09.00 WIB. Karena saya yang pertama akan dibacakan putusannya," ucap Yudi kepada suara.com, Selasa (15/9/2020).
Yudi mengaku sudah menerima alasan penundaan sidang etik dari Dewas KPK. Sekaligus, Yudi telah menerima surat panggilan untuk hadir dalam sidang putusan yang dijadwalkan Rabu (23/9/2020) mendatang.
"Saya memahami penundaan ini dan Siap hadir untuk mendengarkan putusan yang digelar secara terbuka itu," ujar Yudi.
Yudi menyampaikan bahwa KPK telah melakukan kembali tes Swab untuk mentracing. Hasilnya pun telah keluar dan dinyatakan negatif virus covid-19.
Yudi diduga melakukan pelanggaran etik, terkait pernyataannya di media massa ketika WP KPK melakukan pembelaan atas pemulangan penyidik Komisaris Polisi Rossa Purbo Bekti ke institusi Polri.
Sebelumnya, KPK melalui Plt Juru Bicara Ali Fikri mengatakan alasan penundaan sidang etik. Lantaran majelis sidang etik yang menyidangkan Firli dan Yudi diketahui melakukan interaksi atau kontak langsung dengan pegawai KPK yang positif corona.
Maka itu, KPK meminta Dewas KPK bersama seluruh jajarannya untuk melakukan tes Swab yang diselenggarakan hari ini.
Baca Juga: MAKI Sesalkan Penundaan Putusan Sidang Etik Ketua KPK Firli Bahuri
"Yang sudah akan swab diutamakan anggota majelis etik. Karena kemarin kan terus berinteraksi dengan pegawai itu. Pak THP (Tumpak), bu AH (Albertina) dan pak SH (Syamsuddin)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).
Ali menambahkan tes swab juga dilakukan kepada seluruh jajaran yang bertugas di Dewas KPK.
"Ya, semua pegawai di sekretariat dewas (ikut tes swab)," ujar Ali.
Rencananya Dewas KPK akan menggelar sidang putusan terkait dugaan pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri hari ini.
Namun, sidang yang rencana digelar pukul 11.00 WIB itu terpaksa dibatalkan lantaran majelis sidang etik Dewas KPK akan menjalani tes swab. Pemeriksaan itu dilakukan karena pimpinan Dewas KPK sempat berinteraksi dengan pegawai KPK yang terinfeksi virus corona.
Rencana sidang etik akan kembali digelar pada Rabu (23/9/2020) mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
MAKI Sesalkan Penundaan Putusan Sidang Etik Ketua KPK Firli Bahuri
-
Ini 3 Dewas KPK yang Berkontak dengan Pegawai Positif Corona
-
Ada Pegawai Positif Corona, Dewas KPK Tunda Putusan Etik Firli Bahuri
-
Gegara Ketemu Pegawai Terpapar Corona, Dewas KPK Batal Umumkan Nasib Firli
-
Sidang Etik Helikopter Mewah, Nasib Firli Diputuskan Dewas KPK Besok
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!