Suara.com - Angka pasien Covid-19 di Indonesia terus membengkak. Bahkan, virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu kini menjalar ke perkantoran di Jakarta.
Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo mengaku ada sekitar 11 stafnya yang positif Covid-19.
Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes swab yang keluar pada 10 September 2020.
Sebelumnya, kata Hasto, pihaknya juga sempat menutup kantor LPSK saat pelaksanaan tes swab kepada seluruh pegawai.
"Saya minta izin untuk menyampaikan bahwa LPSK Minggu lalu meliburkan kantor. Karena kami sedang melakukan swab test tanggal 3 September lalu. Dan hasil yang kami dapatkan adalah 10 atau 11 staf kami positif tes swab," kata Hasto dalam paparannya di Komisi III DPR, Selasa (15/9/2020).
Kekinian, lanjut Hasto, LPSK bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menyediakan fasilitas sebagai tempat isolasi bagi staf mereka yang positif Covid-19.
"Dan dalam kesempatan ini secara khusus, kami ingin sampaikan terima kasih kepada Komjen Heru selaku Kepala BNN yang memfasilitasi LPSK untuk melakukan isolasi pada staf positif tersebut di Lido," kata Hasto.
Berita Terkait
-
LPSK Ungkap Banyak Tantangan dalam Pelaksanaan Restitusi bagi Korban Tindak Pidana
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan