Suara.com - Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ikut berduka cita setelah mendengar kabar Sekretaris Daerah DKI Saefullah meminggal dunia.
Saefullah dinyatakan meninggal setelah sebelumnya sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto akibat terpapar Corona (Covid-19).
Ahok lalu mengingat masa ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kenagan yang tak terlupakan Ahok, yakni ketika mengangkat Saefullah menjadi Sekda DKI pada 11 Juli 2014 lalu.
“Turut berduka dan saya yang mutus-kan pilih beliau jadi Sekda,” kata Ahok seperti dikutip Suara.com dari Terkini.id.
Di mata Ahok, Saefullah merupakan sosok yang rajin dan cepat bekerja. Dasar itulah, Saefullah terpilih untuk menduduki posisi orang ketiga di pemerintahan Jakarta.
“Rajin dan pekerja cepat bisa ikutin kecepatan yang saya minta,” kenangnya.
Bukan cuma soal pekerjaan, Ahok juga punya banyak cerita tentang Saefullah saat sama-sama di Pemprov DKI.
“Fisiknya kuat dan bugar, jago main futsal,” ungkapnya.
Kenangan Anies
Baca Juga: Warga Rorotan Terpukul Sekda DKI Saefullah Meninggal: Orangnya Merakyat
Kabar meninggalnya Saefullah pertama kali disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Saefullah menghebuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto sekitar pukul 12.55 WIB.
Anies pun sangat berduka atas kepergiaan Saefullah yang dikenal sebagai pribadi yang baik.
"Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi soleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita, telah dipanggil pulang ke rahmatullah," kata Anies.
Covid-19
Saefullah meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Virus ini merusak jaringan paru-paru Saefullah hingga tak bisa tertolong lagi.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Ia menyebut Saefullah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Tag
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya