Suara.com - Dalam akun YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Mantan Kepala BIN 2015-2016 Sutiyoso memaparkan analisis tajamnya terkait penusukan Syekh Ali Jaber.
Menurutnya, sangat diragukan jika pelaku penusukan itu dianggap gila karena dia melakukannya dengan cepat dan tanpa ragu.
"Saya sudah berulang kali menyaksikan tayangan tvOne, rekaman video itu. Jadi kesan saya begini, jadi pelaku itu melakukannya dengan cepat dan tanpa ragu apapun. Kelihatan sekali dia pelan naik panggung, kemudian dia lari mendekati sasaran," kata Sutiyoso, dalam video yang dipublikasikan tvOne, Senin (14/09/2020).
Lebih lanjut, Sutiyoso menilai bahwa otak pelaku penusukan tersebut berjalan sebagaimana orang normal karena memilih sasaran yang ditujunya.
"Waktu dia menyerang, menusuk itu juga dipilih bagian yang cukup mematikan di leher. Dengan kekuatan yang penuh itu dari atas," tambahnya.
Selain itu Sutiyoso menambahkan, pelaku bisa mengetahui waktu kapan dia harus menikam sasarannya.
"Nah, timing yang dia tentukan juga tepat sekali. Bagaimana menunggu sasaran ini lengah gitu," kata Sutiyoso lagi.
"Waktu itu Syekh Ali Jaber lagi berbicara dengan orang di depannya gitu. Jadi itu lengah lah itu kalau dari serangan dan tidak terhalang," sambungnya.
Tidak hanya melihat dari sisi pelakunya, luka yang dialami Syekh Ali Jaber juga menjadi bagian dari analisis Sutiyoso.
Baca Juga: Pendakwah Yahya Waloni Menuding Penusuk Syekh Ali Jaber Didalangi Komunis
"Tetapi bagian itu (luka-red) menyamping begitu kan, oleh karena itu dipilih leher," ujarnya.
Sutiyoso yang juga Mantan Gubernur DKI Jakarta ini turut bersyukur karena Syekh Ali Jaber masih diberi keselamatan.
"Atas perlindungan Allah, Syekh Ali Jaber ini bisa menangkis secara refleks dengan tangannya. Dan tangannya akhirnya luka namun tidak fatal. Itu kita lihat secara jelas ya," imbuh Sutiyoso.
Meski dengan teliti menganalisis penusukan Syekh Ali Jaber, Sutiyoso menegaskan bahwa apa yang ia paparkan hanya logika belaka yang belum pasti kebenarannya.
"Nah sekali lagi bahwa ini adalah logika dari saya yang lebih tahu tentu Pak Reza ya. Logika yang bisa saja salah," pungkasnya.
Sebelumnya, pelaku penusukan Syekh Ali Jaber langsung diisukan gila sehingga diperiksa kejiwaannya oleh Polresta Bandar Lampung.
Berita Terkait
-
Sempat Vakum Usai Bercadar, Kartika Putri Kembali ke Medsos atas Arahan Suami
-
Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel, Habib Usman Tetap Boyong Keluarga Lebaran di Tanah Suci
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Sold Out on You, Ahn Hyo Seop Jadi Petani di Romcom Baru Netflix
-
Dibintangi Ahn Hyo Seop dan Chae Won Bin, 'Sold Out on You' akan Tayang April
-
Pangeran Bermuka Dua: Bagaimana Mohammad bin Salman Rayu Trump untuk Habisi Iran
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau