Suara.com - Sebanyak 3,6 juta warga di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020.
Ketuk palu penetapan DPS Sumbar diputuskan dalam rapat pleno yang dihadiri oleh KPU se-Sumbar pada Rabu (16/9/2020) di Kota Padang.
Dalam keputusan itu, ditetapkan jumlah total DPS Sumbar sebanyak 3.691.592 jiwa. Jumlah itu terdiri dari pemilih laki-laki 1.821.951 orang dan perempuan 1.869.641 orang.
"KPU sudah umumkan DPS untuk pemilu Desember 2020, kalau ada masyarakat yang namanya belum masuk maka bisa melaporkan ke petugas PPS atau PPK di lapangan," kata Anggota KPU Sumbar Divisi Data dan Informasi Nova Indra seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Kamis (17/9/2020).
Dia juga menyampaikan, DPS yang telah diumumkan nantinya akan dipajang di kelurahan agar masyarakat bisa mengkoreksi namanya sudah terdaftar dalam DPS atau belum.
"Nanti akan kita lakukan pendataan ulang, nah siapa yang tidak masuk namanya, atau ada perbaikan data maka selama sebulan ke depan masih ada waktu."
Setelah dilakukan verifikasi DPS, nantinya pada 16 Oktober 2020 akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Desember tahun ini.
"Sebelumnya kita kan sudah lakukan pemutakhiran data pemilih yang dimulai dari 15 Juli sampai 13 Agustus. Itu berdasarkan DPT pemilu 2019 yang disingkronkan dengan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kemendagri," jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan, jika ada warga yang belum terdaftar diminta segera melapor ke petugas terdekat.
Baca Juga: Bacabup Solok Dicoret karena Tak Lolos Tes Kesehatan, KPU Sumbar Minta Ini
"Mudah-mudahan proses memverifikasi data pemilih ini berjalan lancar dan tidak ada polemik terkait data pemilih atau hak memilih bagi masyarakat."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK