Suara.com - Seorang wanita di Amerika Serikat mengamuk di sebuah restoran cepat saji karena tak kunjung dilayani saat keadaan lapar dan mengancam akan menusuk staf.
Menyadur Daily Mail, Minggu (20/9/2020) seorang wanita mengancam akan menusuk seorang pekerja di sebuah kedai KFC di California saat ia tidak dilayani karena menolak untuk mengenakan masker.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, menunjukkan wanita itu melompat ke meja dan dia berteriak 'Beri saya sesuatu untuk dimakan! Saya lapar!'
Rekaman itu dibagikan ke TikTok dan Facebook oleh seorang wanita yang mengatakan itu terjadi di Fresno.
Wanita itu kemudian melontarkan kata-kata kasar yang sebagian besar tidak dapat dipahami kepada seorang karyawan pria di mana dia menantangnya untuk menelepon polisi.
Wanita tak dikenal itu juga mengancam akan menusuk pekerja wanita kecuali dia segera mendapat 'sesuatu untuk dimakan'.
Dalam video lain, wanita tersebut mengklarifikasi pesanan kentang tumbuk dan ayamnya meskipun staf mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan dilayani.
"Saya tidak bisa. Saya akan dipecat." ujar seorang karyawan kepada wanita tersebut saat menolak untuk memberikannya makan.
Meskipun anggota staf ini jelas bekerja di KFC, wanita itu balas berteriak padanya: "Kamu bahkan tidak bekerja di sini!"
Baca Juga: Pesta Pernikahan Berujung Maut: 177 Terinfeksi Virus Corona, 7 Tewas
Bukan hanya naik ke meja, wanita tersebut bahkan hingga menendang sebuah papan tanda promosi dan masih minta ia untuk dilayani.
Wanita tersebut juga terus menuntut untuk diberi tahu mengapa dia tidak bisa mendapatkan makanan. Seorang anggota staf mengatakan kepadanya bahwa itu karena dia tidak memakai masker.
Wanita itu bersikap kasar kepada pekerja tersebut sebelum dia tampak mengancamnya. Sebagian besar diabaikan oleh staf, wanita itu turun dari meja dan berjalan keluar.
Dia ditawari masker oleh pelanggan lain tetapi wanita menolaknya dan berteriak 'aku tidak peduli' dan menyatakan bahwa dapur KFC menjijikkan.
Tak seorang pun dari pihak KFC atau Yum!, perusahaan induknya, bersedia untuk mengomentari video tersebut.
Ini adalah salah satu dari sekian banyak insiden di restoran cepat saji dalam beberapa bulan terakhir, sebagian besar disebabkan oleh pelanggan yang menolak untuk memakai masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi