Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah terus mendorong semua pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah pemeriksaan spesimen Covid-19 agar sesuai standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Menurutnya DKI Jakarta dan beberapa daerah sudah melakukan pemeriksaan spesimen sesuai standar, bahkan ada yang melebihi dtandar WHO.
"Kami selalu mendorong daerah-daerah lainnya juga ikut meningkatkan testingnya dan seluruh kebutuhan testing dipenuhi oleh Satgas," kata Wiku di Kantor Presiden, Selasa (22/9/2020).
Tak hanya itu, Wiku menyebut jumlah spesimen per hari sudah mencapai sekitar 40.000 testing. Jumlah spesimen tersebut meningkat dibandingkan bulan Agustus lalu.
"Ini adalah pencapaian di bulan September yang jauh meningkat dibanding bulan Agustus," ujarnya.
Lebih lanjut, Satgas Penanganan Covid-19 terus mendorong peningkatan jumlah pemeriksaan spesimen di sembilan provinsi prioritas dan daerah-daerah yang jumlah testingnya belum sesuai dengan standar WHO.
"Dan ini bagian dari program prioritas utama untuk dapat testing pressing dan treatment dilakukan di provinsi-provinsi prioritas penyumbang kasus terbesar di Indonesia," katanya.
Berita Terkait
-
Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman
-
Pramono Soroti Jalan Licin Biang Kecelakaan Maut Pelajar di Kramat Jati: Tidak Boleh Terulang!
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera
-
4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan
-
ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Bekas Jerawat PIH sesuai Review, Noda Hitam Lambat Laun Pudar
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal