Suara.com - Seorang kakak menghadiahkan kue ulang tahun bertemakan orang terkenal asal Korea Utara, Kim Jong Un, karena sang adik sangat suka yang berbau Korea.
Kisah tersebut dibagikan di media sosial Facebook oleh akun bernama Vitor de Souza.
"Hari ini adalah hari ulang tahun adikku, dia penggemar K-Pop, karena aku tidak tahu band-band ini, aku membuat tema Korea yang paling terkenal yang aku tahu. Dia menyukainya." tulisnya di akun Facebook.
Dalam unggahannya tersebut ia menampilkan sang adik berfoto bersama sebuah poster Kim Jong Un yang dihias balon seta topi ulang tahun.
Tidak hanya itu, sebuah kue ulang tahun juga tampak dihias dengan foto-foto pemimpin Korea Utara yang terkenal keras tersebut.
Unggahan tersebut langsung memancing beragam komentar dari warganet, kebanyakan mengirimkan emoji tertawa terbahak-bahak.
"Sekarang saya ingin mengadakan pesta ulang tahun seperti untuk mereka yang suka K-pop," tulis seorang warganet. "Gadis malang," tulis warganet lainnya.
Kim Jong Un merupakan Presiden Korea Utara yang meneruskan tahta kepemimpinan sang ayah yakni Kim Jong Il.
Kim Jong Un terkenal menjadi pemimpin yang keras dan dikenal pula sebagai diktator. Ketika foto cucu dari Kim Il Sung tersebut dirusak, orang-orang kepercayaannya akan bertindak.
Baca Juga: Eks Anak Buah Donald Trump Mengaku Pernah Dirayu Kim Jong un
Departemen Propaganda dan Agitasi Partai Sentral menemukan bahwa kertas dan buklet dengan wajah Kim Jong Un, diperlakukan seperti kertas bekas. Melihat kondisi ini, pihak otoritas siap melacak pelaku dan meminta pertanggungjawaban dari perlakuan tidak hormat ini.
"Di bawah pengawasan Departemen Propaganda dan Agitasi Partai Sentral, inspeksi ideologis sedang dilakukan pada komite partai di setiap provinsi, kota, dan kabupaten," ujar seorang pejabat Korea Utara berbicara tanpa menyebut nama kepada Radio Free Asia.
Tujuan dari inspeksi ini adalah, menurutnya, untuk lebih memperkuat pendidikan ideologis para pejabat pemerintah daerah dan warga, melalui proses mengecam dan mengkritisi efektivitas proyek pendidikan ideologi instansi pemerintah daerah.
"Pemeriksaan itu dilakukan terhadap semua orang yang mengizinkan buku dan surat kabar yang memuat potret orang nomor 1 atau karya seni Kim Il-sung, Kim Jong-il dan Kim Jong-un dirusak," jelasnya dilansir laman Express, Selasa (22/9/2020).
Pejabat itu menambahkan bahwa pihak berwenang memerintahkan hukuman berat atas tindakan tersebut karena mereka bertentangan dengan partai dan membahayakan otoritasnya dan para pemimpinnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual