Suara.com - Seorang perempuan di Florida, Amerika Serikat, dengan berani langsung terjun ke air ketika melihat suaminya diserang oleh seekor hiu.
Menyadur New York Post, Andrew Charles Eddy diserang oleh hiu banteng saat tengah menyelam di Sombrero Reef, Middle Keys pada Minggu (20/9) pagi.
Kepolisian Monreo menyebut Margot Dukes, istri Eddy, yang saat itu sedang berada di atas perahu, langsung masuk ke air untuk menyelamatkan suaminya yang berlumuran darah.
"Dukes melihat sirip hiu dan kemudian melihat darah di air," kata seorang deputi.
Setelah terjun ke air, perempuan yang tengah mengandung itu berupaya keras untuk menarik suaminya ke atas perahu.
Beruntung, keduanya berhasil selamat dari serangan hiu dan langsung naik ke perahu.
Saat kejadian, sambung deputi, pasangan ini tengah berlayar menggunakan perahu motor untuk snorkeling bersama orang tua, saudara perempuannya, dan pacar.
Deputi menambahkan, ayah, saudara perempuan dan pacarnya telah berada di dalam air sebelum Eddy masuk ke air.
Seorang pelaut yang berada di dekat perahu rombongan itu menyebutkan ia telah melihat seekor hiu banteng sepanjang 2,7 meter.
Baca Juga: Donald Trump Enggan Lepas Kekuasaan Secara Damai Jika Kalah Pilpres AS
Data dari International Shark Attack File keluaran Univeritas Florida menyebut kawasan Monroe telah mencatatkan setidaknya 17 serangan hiu sejak 1882.
Jumlah Itu jauh lebih sedikit dari pada daerah Volusia di Florida utara yang juga dikenal sebagai ibu kota gigitan hiu dunia, di mana telah terjadi 312 serangan hiu dalam kurun waktu yang sama.
"Ini relatif tidak biasa," kata George Burgess, pensiunan direktur International Shark Attack.
Burgess mengatakan ia setuju dengan keterangan para saksi yang menyebut Eddy kemungkinan besar diserang oleh hiu banteng, ketimbang hiu macan seperti spekulasi sejumlah orang.
"Banteng adalah penghuni lokasi serangan itu, sementara hiu macan tidak," imbuhnya.
Sejauh ini, pihak Eddy dan Dukes belum memberikan keterangan terkait kondisi terbaru mereka.
Seorang juru bicara Ryder Trauma Center di rumah sakit Jakson Memorial, temapt Eddy dirawat setelah serangan, mengatakan keluarganya meminta privasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi