Suara.com - Baru-baru ini terjadi tawuran antar kelompok remaja. Bukan di jalanan atau gang-gang kampung, mereka memilih tawuran di lokasi yang antimainstream: laut.
Tawuran tersebut berlangsung di perairan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada 10 Agustus 2020, hal ini sudah dikonfirmasi oleh kepolisian.
Dalam video yang telah dijadikan rujukan media massa terlihat dua kelompok pemuda membawa parang dan celurit. Mereka saling sabet.
Pemandangan itu tentu saja bikin miris. Pengamat politik Denny Siregar melalui akun Twitter @Dennysiregar7 menyebut mereka kelewat kreatif.
"Harusnya sekalian dilepas ikan-ikan hiu supaya lebih seru dan jadi tontonan yang menarik," katanya.
Sedangkan sejarawan JJ Rizal melalui akun Twitter @JJRizal dengan kalimat satire mengatakan dari orang darat menjadi orang laut, kalau kalah jadi bajak laut, jika menang jadi raja laut. "Demikian warga ibu kota poros maritim dunia," katanya.
Sementara komedian Ernest Prakasa melalui akun Twitter @ernestprakasa menulis: "Tawuran di laut, cluritnya karatan kena air asin."
Kasus tawuran di laut sudah ditangani polisi Kalibaru. Polisi setempat menyatakan tidak ada korban jiwa. Polisi menyayangkan hal itu bisa terjadi. Mereka mengundang tokoh masyarakat setempat untuk membantu menyelesaikan persoalan dan mencari cara untuk mencegah kasus serupa terulang di masa mendatang.
Baca Juga: Viral Video Anak Kalibaru Tawuran di Laut Dekat New priuk, Warganet Miris
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar