Suara.com - Seorang pria tewas usai diserang hiu di lepas pantai Australia yang dikenal sebagai tempat untuk berselancar.
Menyadur Channel News Asia, insiden ini terjadi pada Selasa (8/9), di mana peselancar itu tengah menaklukkan ombak pantai Greenmount, saat seekor hiu tiba-tiba menyerangnya.
Peselancar yang tak disebutkan namanya ini terlihat mengambang di tengah laut ketika tim penyelamat tiba di lokasi.
Akibat terluka parah, nyawa pria ini akhirnya tak dapat diselamatkan oleh para tenaga medis.
"Paramedis menilai pria itu menderita cedera kritis, dan sayangnya ia meninggal akibat luka yang dideritanya," ujar juru bicara Layanan Ambulans Queensland.
Media lokal menyebutkan kejadian ini merupakan serangan hiu fatal pertama yang terjadi di Gold Coast dalam beberapa dekade terakhir.
Rekaman menunjukkan pria itu diangkat dari air, sementara papan selancarnya terlihat memiliki bekas gigitan yang besar.
Seseorang yang ikut membantu proses penyelamatan mengatakan sebagian besar kaki kiri pria itu hilang.
Penampakan hiu jarang terjadi di daerah itu, bebernya, mengingat ada perlindungan seperti kail dan jaring umpan yang dipasang di sepanjang pantai.
Baca Juga: Diduga Positif Covid-19, Seorang Wanita Ditahan saat Berselancar di Pantai
Pantai di pesisir Queensland dikelilingi oleh ombak yang cocok untuk berselancar, menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata utama.
Ini akan menjadi serangan hiu fatal ketujuh di perairan negara ini sepanjang 2020, menurut Australia Shark Attack File, yang dikelola oleh Konservasi Taronga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas