Suara.com - Mengoleksi tanaman hias menjadi kegiatan yang sedang populer di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Di antara banyaknya jenis tanaman hias, Janda Bolong berhasil menjadi primadona incaran kolektor tanaman hias di dunia. Bahkan, masih banyak kalangan yang tertarik walaupun harga Janda Bolong saat ini dikabarkan bisa mencapai ratusan juta.
Tanaman hias Janda Bolong varigata ini memang dikenal memiliki keunikan dan estetika tersendiri. Lalu, apa keistimewaan Janda Bolong? Berikut ini fakta-fakta Janda Bolong, tanaman hias senilai ratusan juta.
Janda Bolong adalah tanaman hias tropis yang berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Janda Bolong memiliki nama ilmiah Monstera adansonii dan Monstera obliqua. Kedua Monstera ini termasuk ke dalam keluarga tumbuhan Araceae atau talas-talasan.
Tanaman yang juga dikenal dengan nama Swiss Cheese Plant ini memiliki daun hijau berbentuk oval dengan lubang/fenestrasi di seluruh daunnya. Lubang pada daunnya inilah yang menjadi salah satu pesona dari Janda Bolong.
Janda Bolong memiliki sejumlah daya tarik yang membuatnya disukai para pecinta tanaman hias. Pertama, Janda Bolong memiliki warna daun yang tampak mewah. Daunnya yang mengkilap juga dianggap mendatangkan atmosfer kesejukan hutan tropis ke dalam ruangan.
Daya tarik selanjutnya adalah Janda Bolong termasuk tanaman hias yang mudah dirawat. Dapat dikatakan, tanaman ini cukup toleran dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan alami. Selain itu, tanaman ini juga tahan dari serangan hama dan penyakit tumbuhan lainnya.
Baca Juga: Tanaman Hias di Aquascape yang Tak Kalah Mahal dari Koleksi Emak-emak
Janda Bolong menyukai tempat terang dan terlindung dari cahaya sinar matahari langsung. Selain itu, Janda Bolong perlu disiram setiap hari karena tanaman ini menyukai media tanam dengan kelembaban tinggi.
Untuk pemupukannya, Janda Bolong cukup diberi pupuk sekali dalam sebulan. Jika Anda menjadikan tanaman ini sebagai tanaman indoor, siramlah sekali dalam dua hari. Tanda-tanda Janda Bolong kekurangan air adalah daunnya akan cepat menguning dan terlepas. Bawa tanaman Janda Bolong keluar rumah seminggu sekali dan biarkan terkena sinar matahari pagi.
Harga Janda Bolong di pasaran dipatok berdasarkan jenis dan jumlah daunnya. Di Indonesia sendiri, istilah Janda Bolong ini merujuk pada dua tanaman hias genus Monstera, yakni Monstera adansonii dan Monstera obliqua.
Sekilas pandang, kedua Monstera ini tampak sangat mirip. Hanya saja, daun Monstera Obliqua cenderung lebih tipis dengan komposisi lubang yang lebih banyak dan lebar. Satu jenis Janda Bolong lainnya adalah tanaman versi variegatanya yang terdiri dari dua warna atau lebih.
Kembali berbicara soal harga, tanaman Janda Bolong yang paling murah adalah Monstera adansonii. Pasalnya, Monstera adansonii jauh lebih mudah untuk berkembang biak. Anda juga dapat menemukan tanaman ini di banyak toko bunga di Indonesia. Di pasaran, Monstera adansonii ukuran sedang dibandrol dengan kisaran harga Rp30 ribu - Rp50 ribu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!
-
Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal
-
3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026