Suara.com - Beredar di linimasa media sosial, video seorang pria yang disebut baru saja mengamuk dan mengobrak-abrik rumahnya usai meminta warisan kepada orang tuanya.
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @ndorobeii pada Minggu (27/9/2020). Menurut informasi yang ada, video ini pertama kali diunggah oleh seseorang bernama Iksan.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berbaju ungu tengah duduk di sofa. Ia dikelilingi oleh sejumlah warga yang tampak geram dengannya.
Bahkan, ada salah satu warga yang saking geramnya sampai ingin memukul pria itu. Untungnya, warga tersebut mampu menahan dirinya.
Menurut informasi yang disampaikan @ndorobei, kejadian ini telah dikonfirmasi langsung oleh Iksan, pengunggah video pertama.
Iksan mengatakan bahwa kejadian ini terjadi di Pulotondo, Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur. Diketahui pria yang mengamuk tersebut berusia 35 tahun.
Ia mengamuk dan memecahkan sejumlah kaca rumah, mengobrakpabrik kursi di ruang tamu, dan berteriak-teriak. Ulahnya sontak membuat geger dan mengundang reaksi warga yang waktu itu juga sedang berkumpul lantaran ada orang meninggal di lingkungannya.
"Padahal saat itu tetangganya ada yang meninggal dunia, banyak yang takziyah di situ," ujar Iksan, Minggu (27/9/2020) saat dihubungi lewat pesan.
Menurut cerita Iksan, awalnya para petakziyah diam. Akan tetapi, amukan pria tersebut lantas memanas, dengan disertai berbagai umpatan dan ancaman pada ibu kandungnya. Oleh sebab itu, warga lantas berbondong-bondong mendatanginya.
"Warga marah atas kelakuan anak yang berani pada orang tua, apalagi mengancam demikian," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Yatim Piatu Jadi Sarjana, Rahasianya Salat Dhuha dan Surah Al Waqiah
Dalam video berdurasi 33 detik ini pria yang disebut baru saja mengamuk tersebut mengatakan bahwa ulahnya dilakukan lantaran mobil pemberian orang tuanya sering rusak.
Oleh sebab itu, ia kemudian marah dan meminta mobil tersebut ditukar dengan yang baru.
Menurut informasi yang ditulis @ndorobeii, Babhinkamtibmas Desa Pulotondo Kecamatan Ngunut Bripka Doni membenarkan jika kejadian tersebut berada di desa tempatnya bertugas. Namun, Doni tak merinci secara detail kronologi kejadian.
Akibat kejadian ini, ibu dari pria tersebut sekarang tengah diungsikan. Hal ini dilakukan guna menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.
Video unggahan @ndorobeii tersebut telah ditayangkan sebanyak 95.982 kali dan dibanjiri oleh berbagai komentar dari warganet. Mereka mengaku ikut geram dengan ulah anak yang dianggap tidak sopan dengan orang tuanya ini.
"Bodoh. Orang tua belum mati saja sudah minta warisan. Astaghfirullah lebih senang hidup dengan warisan daripada dengan orang tua," kata @Chydw****.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
-
Waspada! Pos Angke Hulu Siaga 3 Gegara Hujan Deras, Jakarta Sempat Tergenang
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI