Suara.com - Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah Haji Indonesia menyatakan antrean calon jamaah umrah hingga saat ini terus meningkat seiring dengan belum dibukanya perjalanan ibadah tersebut oleh Pemerintah Arab Saudi akibat pandemi Covid-19.
"Awalnya sebelum pandemi antrean calon jamaah umrah dari Solo dan sekitarnya sekitar 10.000 orang. Saat ini, tepatnya selama enam bulan terakhir bertambah sebanyak 20.000 orang," kata Ketua Perpuhi Her Suprabu di Solo, Senin (28/9/2020).
Dengan demikian, saat ini total antrean calon jamaah umrah dari Solo dan sekitarnya sebanyak 30.000 orang. Jika nanti perjalanan sudah kembali dibuka, pihaknya akan memprioritaskan pendaftar awal.
Meski demikian, hingga saat ini Perpuhi belum dapat memastikan kapan penerbangan ibadah umrah akan kembali dibuka.
"Ini kan memang sejak awal Februari tidak ada pemberangkatan, sudah hampir tujuh bulan ini. Meski demikian, kemarin sudah ada kabar bahwa mulai bulan Januari (tahun 2021) kemungkinan mulai ada keberangkatan lagi," katanya.
Dari informasi yang diterimanya melalui surat resmi Pemerintah Arab Saudi bahwa per tanggal 1 Januari 2021, negara tersebut akan membuka seluruh penerbangan internasionalnya untuk umrah.
"Dipastikan ini satu bulan sebelum keberangkatan (penerbangan internasional sudah dibuka), artinya mulai tanggal 1 Desember 2020 sudah dibuka," katanya.
Bahkan, dikatakannya, beberapa biro umrah sudah mulai mempersiapkan keberangkatan calon jamaah tersebut.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan sistem yang akan diterapkan selama perjalanan umrah tersebut, termasuk kemungkinan pembatasan kuota.
Baca Juga: Ustaz Hilmi: Ibadah Haji Saja Bisa Ditunda, Kenapa Pilkada Tidak?
"Kami belum tahu apakah nanti Pemerintah Arab Saudi akan menerapkan pembatasan kuota umrah atau tidak. Mengenai potensi kenaikan biaya memang ada, itu yang dikhawatirkan," katanya.
Ia mengatakan jika jadwal keberangkatan sudah dimulai dan pada saat itu belum ditemukan vaksin COVID-19, maka dipastikan akan ada penerapan jaga jarak sehingga berdampak pada kenaikan biaya perjalanan umrah.
"'Nggak mungkin sekamar berempat, paling tidak berdua. Saya prediksi kenaikan biaya bisa sampai 25 persen," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Beri Jawaban Soal Status Febri Hariyadi di Persib Bandung
-
Pelatih Persis Solo Tak Gentar, Bidik 3 Poin di Markas PSIM Yogyakarta
-
Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
-
Septian Bagaskara Gabung Persis Solo, 'Tukar Guling' dengan Kodai Tanaka?
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?