Suara.com - Wakil Ketua DPRD Jakarta Mohamad Taufik mendukung arahan dari Presiden Joko Widodo agar tiap daerah menerapkan mini lockdown untuk menangani penularan virus corona. Cara ini dianggap lebih ampuh daripada kebijakan sekarang, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II.
Taufik mengatakan akan mendukung Anies jika ingin menerapkan arahan Presiden Jokowi itu. Pasalnya mini lockdown juga dinilai lebih memfokuskan penanganan pada titik penyebaran.
"Ya ikutin saja. Mini lockdown itu lehih fokus," ujar Taufik di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020).
Menurutnya mini lockdown sendiri juga pernah diterapkan di Jakarta dengan membuat kampung siaga dan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL). Penerapannya dengan menutup dan membatasi kegiatan di RW zona merah.
"Dulu kan kita ada juga sebenarnya. Misalnya di RW yang merah, ya sudah lockdown saja. Itu kan kecil-kecil," jelasnya.
Jika ingin diterapkan, maka nanti bisa dilihat lagi 14 hari ke depan. Tapi menurut Taufik sejauh ini DKI sudah dalam jalur yang bagus dalam penanganan corona karena fokus dalam mencari orang yang terpapar, bukan menurunkan angka.
"Apa yang dilakukan Pemprov DKI sudah baik, malah kita lebih terbuka dibanding daerah lain, yang dicari bukan penurunan angka, tetapi yang dicari penyebaran dipotong," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Muncul Kasus Klaster Keluarga, Anies Tambah RS Rujukan Covid-19 di Jakarta
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Ngaku Mirip Ashraf Sinclair dan Mau Nikahi BCL?
-
Deklarasi Pilkada Damai, Ini Kata Mantu Jokowi dan Akhyar Nasution
-
Tambahan Kasus Corona Masih 1.000 Tiap Hari, Anies Siapkan 100 RS Rujukan
-
Jakarta Pekan Lalu Banjir, Anies: Sekarang Hujan Pendek, Volume Air Banyak
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas
-
KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
-
Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Ringan di Seluruh Wilayah
-
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan