Suara.com - Sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19, semua pihak terutama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo tengah menunggu vaksin ditemukan.
Jum'at (02/10/2020) kemarin, Wakil Presiden Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma di rumah dinasnya.
Dalam pertemuan itu, Luhut menyampaikan perkembangan vaksin corona yang rencananya akan didatangkan dari China pada bulan November mendatang.
Luhut juga sempat menyinggung soal kehalalan vaksin corona, apakah bisa digunakan atau tidak.
Berdasarkan keterangan dari Jubir Wapres, Masduki Baidlowi, Wapres Maruf Amin meminta agar kehalalan vaksin menjadi perhatian.
Akan tetapi, Maruf Amin mengaku tidak masalah jika vaksin tidak halal mengingat kondisi darurat saat pandemi seperti sekarang ini.
"Jadi Wapres menjelaskan dua hal. Vaksin itu kalau halal ya bagus, enggak ada problem. Tetapi kalau misalnya tidak halal tidak masalah karena itu dalam kondisi darurat," ujar Masduki sebagaimana dikutip Suara.com dari kanal YouTube KOMPASTV.
Masduki menambahkan, meski vaksin itu ada kemungkinan untuk tidak halal, tetapi masih bisa dipakai.
Lebih dari itu, lanjut Masduki, Maruf Amin meminta pihak MUI untuk ikut tim terkait berkunjung ke China sehingga bisa memastikan langsung kehalalan vaksin tersebut.
Baca Juga: RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!
"Sehingga prosesnya akan diverifikasi sejak awal. MUI akan melibatkan tim fatwa yang akan memverifikasi kehalalannya. Meski tidak akan jadi hambatan, karena kalau halal alhamdulillah, kalau nggak halal nggak masalah," sambung Masduki.
Hingga artikel ini dibuat, pernyataan resmi dari Maruf Amin melalui jubirnya tersebut telah mendapat ratusan komentar dari warganet.
"Sebaiknya para pejabat dulu yang divaksin karena mereka garda terdepan pemerintahan harus selamat duluan agar pemerintahan tidak lumpuh. Rakyat mah gampang ngalah dulu," celetuk pemilik akun Ricky Arcky.
"Asal vaksin dijamin efektif 100% dan risiko 0%, khususnya anak muda yang bandel-bandel (gak mau pake masker, ngetrek brisik malem-malem, hobi ngedugem ngedrug,pokoknya yang badung-badung,preman) harus mau divaksin," kata warganet lainnya Coolonspire.
"Apakah benar darurat? Jika ternyata salah lalu bagaimana? Darurat karena sesuatu yang tidak terlihat akan selalu diragukan kebenarannya. Hanya berpendapat," sambung akun Hoki 01.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT