Suara.com - Seorang ayah di China mengalami serangan jantung saat membatu putranya menyelesaikan pekerjaan rumah matematika.
Menyadur New York Post, Insiden tersebut terjadi bulan lalu ketika seorang ayah asal Shenzhen, bermarga Liu, membantu anaknya menyelesaikan tugas matematika.
Liu memperhatikan bahwa dia mengalami sedikit nyeri di dada setiap kali dia bingung saat mencoba menjelaskan PR matematika tersebut pada anaknya.
Rasa nyeri itu muncul kembali dan semakin parah ketika Liu mengulangi pertanyaan yang sama kepada putranya berulang kali tetapi tidak berhasil.
Tiba-tiba, dia mengalami nyeri dada yang hebat dan sesak napas, sebelum pingsan yang tidak bisa dijelaskan.
Menyadari ada sesuatu yang salah, Liu melapor ke Rumah Sakit Rakyat Ketiga di Shenzhen keesokan harinya, di mana dia mulai kejang dan mulut berbusa sebelum pingsan lagi.
Untungnya, petugas medis masih dapat menyelamatkan nyawa ayah 47 tahun tersebut dan menstabilkan kembali kondisinya.
Pemeriksaan mengungkapkan bahwa Liu menderita infark miokard, di mana arteri koroner utamanya hampir tersumbat sehingga memutus aliran darah ke jantung.
Ahli jantung Dr Gao Hong mengatakan kondisi Liu dipicu oleh emosi yang kuat - rasa frustrasi yang dia alami saat membantu mengerjakan PR putranya.
Baca Juga: Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di China Mulai Beroperasi
Secara khusus, kegelisahan Liu menyebabkan tekanan darahnya naik, yang pada gilirannya merusak pembuluh darah dan jantungnya, kata Gao, menambahkan bahwa kebiasaan merokoknya yang lama tidak ikut andil dalam masalah tersebut.
Untungnya, melalui operasi darurat, Liu masih dapat bertahan hidup dan saat ini sedang memulihkan diri di rumah sakit.
Dia harus berterima kasih kepada bintang keberuntungannya karena Dr Gao mengatakan masalah Liu tidak bisa dijelaskan jika dia tidak melapor ke rumah sakit.
Ini bukan pertama kalinya seseorang mengalami serangan jantung akibat stres. Pada bulan April, pasien menjadi berita utama setelah menderita penyakit jantung yang dikabarkan mungkin dipicu oleh stres akibat pandemi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan
-
Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran
-
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran