Suara.com - Dua petugas kepolisian di penjara Oklahoma, Amerika Serikat, didakwa usai kedapatan memaksa sejumlah narapidana untuk mendengarkan lagu anak-anak Baby Shark berulang kali, sebagai bentuk hukuman.
Menyadur New York Post, Rabu (7/10/2020), pihak berwenang aksi Gregory Cornel Butler dan Christian Charles Miles ini merupakan hal yang tidak manusiawi.
Pihak berwenang mengatakan kedua pria berusia 21 tahun ini membuat sedikitnya empat napi untuk berdiri selama berjam-jam dengan tangan diborgol, sembari mendengarkan lagu Baby Shark yang diputarkan berulang kali.
Penyidik menilai ketika lagu itu diputarkan berulang kali, akan berkemungkinan besar menyebabkan para napi menderita tekanan emosional hingga menderita stres.
"Miles dan Butler menganggap pemutaran lagu itu sebagai sebuah lelucon," ujar berkas pengadilan.
Pengadilan setempat mendakwa keduanya pada Senin (5/10) dengan tuduhan pelanggaran ringan terhadap tahanan dan konspirasi.
Berkas pengadilan mengungkap keduanya pada November 2019 lalu, bekerja sama menyalahgunakan ruang kunjungan pengacara di penjara sebagai tempat untuk mendisiplinkan para napi dan memberi mereka pelajaran.
Selama penyelidikan berlangsung, Butler dan Miles memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai perwira.
Pengawas mereka yang telah pensiun, Christopher Raymond Hendershott, juga didakwa lantaran diduga tak bergeming meski mengetahui aksi nakal Butler dan Miles yang berdalih pendisiplinan.
Baca Juga: Eddie Van Halen Tutup Usia, Kenang Putranya: Setiap Momen Anugerah
Pengacara Distrik Oklahoma County David Prater mengatakan dia aka mengajukan tuntutan kejahatan jika itu diperlukan.
"Sangat disayangkan bahwa saya tidak dapat menemukan undang-undang kejahatan yang sesuai dengan skenario fakta ini," kata Prater.
Lebih jauh ia menyebut lebih cenderung akan mengajukan tindak pidana atas perilaku ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal