Suara.com - Video yang memperlihatkan aksi seorang demonstran menendang peluru gas air mata berseliweran di media sosial.
Bahkan, video yang terlihat epik tersebut sempat dikomparasikan dengan tendangan Captain Tsubasa (serial kartun sepak bola Jepang) hingga membuat video tersebut semakin menarik.
Video tersebut disebarkan oleh pemilik akun Twitter @OkaWijaya lengkap dengan tagar #OmnibusLawRugikanRakyat.
"Dapat kiriman dari kawan, video best moment aksi semalam di Bandung. Masih percaya, Messi dan CR7 lebih jago dari dia?" tulis @OkaWijaya menerangkan videonya.
Sebagaimana diketahui, pasca DPR mengesahkan UU Cipta Kerja, Senin (06/10), gelombang aksi massa penolakan merebak di berbagai daerah salah satunya di Bandung, Jawa Barat.
Penjelasan
Viralnya video yang diunggah @OkaWijaya itu membuat banyak warganet terkecoh. Lebih dari seribu orang meretweetnya dan 2,4 ribu orang menyukai video tersebut.
Padahal kenyataannya, menurut informasi dari akun Instagram @indonesiavoice_, video tersebut bukan terjadi di Bandung melainkan di Lebanon.
"Inilah pembuat hoax kerusuhan demo UU Ciptaker di Bandung, akun Twitter @OkaWijaya. Orang-orang provokator seperti ini harus diviralkan karena tujuannya bukan sekadar ajakan unjuk rasa tapi provokasi kerusuhan lewat sosial media," terang akun @indonesiavoice_ yang ditujukan kepada kepolisian, Kamis (08/10/2020).
Baca Juga: Simak, 8 Hal untuk Kurangi Risiko Penularan Covid-19 Selama Unjuk Rasa
Dalam keterangannya, video demonstran tendang peluru gas air mata tersebut sudah lebih dahulu diunggah oleh akun Twitter Sarah A dengan menyertakan tagal #Lebanon pada tanggal 30 Mei.
Di video aslinya, video tersebut telah dilihat hingga 31 juta kali serta diretweet hingga 7,6 ribu kali.
"Oka Wijaya nyebar hoax. Video kejadian di Lebanon sudah ditonton 31 juta orang tapi dia bilang di Bandung," lanjut keterangan @indonesiavoice_.
Kesimpulan
Video aksi demonstran tendang peluru yang diklaim terjadi di Bandung tersebut tidak benar karena akun Twitter Sarah A telah mengunggahnya lebih dahulu dari Lebanon.
Setelah Suara.com mencoba menelusuri akun Twitter @OkaWijaya, video tersebut diduga sudah dihapus oleh pengunggah.
Berita Terkait
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk