Suara.com - Seorang demonstran mencuri perhatian warganet saat gelaran demonstrasi menolak Omnibus Law dilakukan.
Seorang pendemo itu tampak melaksanakan ibadah saat di tempat darurat saat demonstrasi sedang berlangsung.
Demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, Kamis (8/10/2020).
Aksi ini diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat baik buruh, mahasiswa, maupun anak-anak STM.
Situasi sekitar yang dipenuhi lautan massa itu tak membuat pendemo satu ini lupa akan kewajibannya sebagai seorang hamba Tuhan.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @miegorengkuaah, pendemo yang diduga berasal dari kalangan mahasiswa itu tampak tengah salat di pinggir kanal saluran air.
"Jadi tadi gue lagi nonton demo Omnibus Law, terus tiba-tiba salfok sama satu mahasiswa ini," tulis si pengunggah video.
Pendemo itu tampak menggelar jaket almamater berwarna biru ke tanah sebagai sajadah.
Ia kemudian melaksanakan ibadah salat sementara kawan-kawan seperjuangannya duduk berbaris di pinggiran kanal di tengah upaya mereka menyuarakan pendapat.
Baca Juga: 4 Fakta Jurnalis Suara.com Dianiaya saat Rekam Polisi Gebuki Pendemo
"Seramai-ramainya, seberisik-berisiknya, segaduh-gaduhnya, tapi tetap menjalani kewajibannya. Masya Allah," puji si pengunggah akun.
Tak heran jika aksi beribadah di tengah demo itu mengundang rasa penasaran tentang siapa sosok pendemo tersebut.
"Siapakah dia? wkwk" tanya dia.
Kontan, video berdurasi 14 detik itu pun menjadi viral dan menuai beragam komentar warganet.
"Dia diizinin ortunya tapi dipesenin 'hati-hati dan jangan lupa 5 waktu'" tulis @nurfadil****.
"Dia demo sambil salat, biar ikhtiarnya tidak mengkhianati hasil," komentar @queen****.
"Dia wudhunya di mana ya?" tanya @masihmer**** penasaran.
Berita Terkait
-
4 Fakta Jurnalis Suara.com Dianiaya saat Rekam Polisi Gebuki Pendemo
-
18 Jurnalis Hilang Usai Demo Ricuh Tolak UU Cipta Kerja, Siapa Saja?
-
Ruhut: Badai Demo UU Cipta Kerja Sudah Berlalu, Apa Hasilnya Ya?
-
Emak-emak Histeris di Polres Jakut, Ngotot Jemput Anak Terciduk Ikutan Demo
-
Aksi Tolak Omnibus Law di Jakarta, Anies Khawatir Muncul Klaster Pendemo
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?