Suara.com - Sejumlah wanita yang belum diketahui identitasnya tengah membuat heboh publik. Pasalnya mereka mengunggah video TikTok menolak UU Cipta Kerja dengan mengancam beberapa oknum anggota DPR yang disebut pernah berhubungan dengannya.
Salah seorang pengguna Twitter membuat utas yang berisi kumpulan video TikTok sejumlah wanita yang mendadak viral tersebut.
"Kumpulan video TikTok 'simpanan' Bapak/Ibu DPR," tulisnya.
Terdapat lebih dari dua puluh video yang terangkum dalam utas tersebut. Dalam videonya, mereka seolah mendesak agar para anggota DPR membatalkan UU Cipta Kerja. Apabila tidak, mereka mengancam akan lapor kepada sang istri perihal hubungannya.
Utas dibuka dengan video seorang wanita yang mengenakan pakain bewarna hijau. Dalam videonya, ia menuliskan narasi yang ditujukan kepada anggota DPR berinisial "W".
"Untuk Bapak DPR inisial 'W' yang terhormat apakah masih ingat dengan saya? Baru kemarin dibeliin barang kok sekarang diblock?" tulisnya.
Dalam narasi videonya, wanita tersebut ikut mendesak agar RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law dibatalkan. Ia mengancam akan membeberkan apa hubungannya dengan anggota DPR berinisial 'W' tersebut apabila UU Cipta Kerja tidak dicabut.
Sementara itu, pada video kedua terdapat seorang wanita yang mengancam akan memberitahu kepada sang Istri apabila UU Cipta Kerja akan disahkan.
Ia menuturkan bahwa apa yang dilakukannya ini adalah bentuk menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada Senin (5/10/2020) lalu.
Baca Juga: 936 Pendemo UU Cipta Kerja di Jakarta Dibebaskan, 256 Orang Masih Ditahan
"Bantu tolak RUU Omnibus Law," tukasnya.
Tak hanya para wanita saja, dalam utas kumpulan video tersebut ternyata juga ada sosok pria yang ikut buka suara. Ia mengirimkan pesan kepada salah seorang Ibu anggota DPR.
"Ibu DPR ingat aku gak? Hotel Bu** Se***** kamar 411," tulisnya dalam keterangan video.
Hingga artikel ini dibuat, utas kumpulan video tersebut telah diretweets lebih dari 12.000 kali dan disukai oleh sekitar 26.000 pengguna Twitter. Tak hanya itu, sejumlah warganet pun meninggalkan komentarnya pada unggahan ini.
"Ini kayanya banyak anggota DPR langsung keblinger karena dalam hati pasti curiga kira-kira ini dia apa bukan yang dimaksud," ujar @kele*******.
"Kalau Omnibus Law masih disahkan, kita tagih janji para wanita ini buat bongkar kebusukan anggota DPR," balas @mung*********.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Menkum Buka Suara Soal Kasus Pandji Pragiwaksono: Cek Dulu KUHP Baru, Penuhi Unsur Gak?
-
Adik Jadi Tersangka Korupsi Haji, Sikap Gus Yahya: Saya Tak Akan Intervensi
-
KPK Sita Rp100 M, Biro Travel Ramai-ramai Kembalikan Uang Panas Korupsi Kuota Haji
-
Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel
-
Kasus Mens Rea Berlanjut, Polisi Segera Klarifikasi Pandji Pragiwaksono
-
Doa Ibu Jelang Sidang Vonis Laras Faizati: Semoga Anak Saya Bebas dan Hidupnya Kembali!
-
Profil dan Rekam Jejak Yaqut Cholil Qoumas, Eks Menag yang Kini Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji