Suara.com - Seorang astronot Inggris mengatakan jika lockdown saat pandemi Covid-19 lebih membuat stres daripada saat ia di luar angkasa.
"Saya sebenarnya berpikir kehidupan selama lockdow di rumah lebih membuat stres daripada berada di stasiun luar angkasa," kata Tim Peake, salah satu Inggris sambil tertawa, disadur dari Daily Mirror, Sabtu (9/10/2020).
"Kami memiliki dua anak laki-laki dari kelompok usia yang berbeda, melakukan hal-hal yang berbeda, dan Anda harus selalu berada di atas semua itu." sambungnya.
Mayor Tim atau lebih nyaman dipanggil Tim, begitu dia senang dipanggil, tentu saja bercanda tentang pendapatnya tersebut.
Tim Peake tahun ini bisa menghabiskan waktu di rumahnya di dekat Guildford, Surrey namun dengan kondisi yang berbeda karena pandemi Covid-19.
Tim yang berusia 48 tahun menikmati hari-harinya dengan Rebecca, sang istri yang bekerja sebagai tentara (47), dan putranya Oliver (12)dan Thomas (8).
Pada 15 Desember 2015, Tim meluncur ke Soyuz Capsule di Kazakhstan, astronot Inggris pertama yang pergi ke ISS bersama Badan Antariksa Eropa.
Tim mengenang saat dia benar-benar akan tersesat di luar angkasa. Sebuah kesalahan berarti komandan Rusia, Yuri Malenchenko, harus secara manual memandu Soyuz ke teluk dok ISS, dengan hanya pandangan terbatas melalui periskop.
Sedikit saja bisa menyebabkan kerusakan mematikan pada ISS atau membuat mereka jatuh ke jurang hitam.
Baca Juga: Ini Aturan Berpakaian yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan
"Itu adalah perasaan yang tidak bisa digambarkan. Dia berjuang tapi kami tidak bisa membantu," kenang Tim. "Kami dapat mendengar banyak pembicaraan dari Pengendali Misi Moskow. Tapi itu semua ada padanya." jelasnya.
Tim Peake menjadi orang Inggris pertama yang berjalan di luar angkasa dan berkesempatan untuk melayang di luar angkasa, hanya diamankan dengan sebuah tambatan. "Saya menaruh banyak kepercayaan pada tali itu," tukasnya.
"Tapi itu dunia lain. Anda sedang melihat pemandangan bumi yang luar biasa ini. Dan Anda hanya mengambang di sana tanpa apa pun kecuali pelindung antara Anda dan ... semuanya. Ini sangat sulit dipercaya." jelas Tim.
Bahkan lebih sulit dipercaya ketika Tim memberi tahu saya satu-satunya ketakutannya. "Yang lucu adalah saya sedikit takut ketinggian," katanya.
Pada cuti panjang dari Badan Antariksa Eropa dan telah kembali ke Inggris dari Jerman, Tim menghabiskan waktu bersama keluarganya.
Namun dia memiliki harapan besar untuk penerbangan berikutnya, karena NASA akan kembali ke bulan pada tahun 2024.
"Tanyakan kepada setiap astronot apa yang mereka rasakan tentang pergi ke bulan," katanya. "Itu akan menjadi misi yang luar biasa."
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH