Suara.com - Video viral seorang laki-laki menendang dan menampar seorang perempuan di depan sebuah restoran yang terletak di Malaysia.
Dalam video yang dibagikan oleh Media Malaysia, terlihat seorang laki-laki dengan mengenakan baju merah menendang seorang wanita yang sudah berlutut.
Ia terus menendang meskipun sang wanita tidak melawan dan sudah berteriak meminta tolong dan ampun kepada laki-laki tersebut.
Pihak berwenang saat ini sedang mencari pria tersebut yang tertangkap kamera memukuli seorang wanita di tengah jalan di depan restoran di Pandan Jaya, Ampang, Malaysia.
Pria tersebut menendangnya dan mengejar wanita tersebut yang berusaha untuk menghindar dan menyelamatkan diri dari pria tersebut.
Alasan di balik pertengkaran tersebut belum diketahui hingga saat ini, namun sedang dalam penyelidikan polisi.
"Apa yang ingin Anda lakukan sekarang, ya?" ujar pria tersebut disadur dari World of Buzz, Rabu (14/10/2020).
Bukan hanya menendang, pria tersebut juga terlihat menampar wanita itu berulang kali sambil berkata, "Sudah kubilang jangan menggunakan nama Ah Di. Sakit? kamu mau merasakan sakit lagi?" kata pria tersebut.
Dia juga berkata, "kamu suka tidur di tengah jalan kan, lalu sekarang aku memberimu mangkuk untuk kamu memohon la," sebelum melemparkan sebuah kaleng wanita tersebut.
Baca Juga: Jamaah Positif Covid-19, Masjid Bandara Sultan Abdul Aziz Ditutup Sementara
Kapolres Ampang Jaya, Inspektur Mohd Azam Ismail, mengatakan bahwa polisi sudah menerima video kejadian tersebut.
"Berdasarkan penyelidikan kami saat ini, kejadian tersebut terjadi di tempat umum dan korban diyakini memiliki hubungan kekeluargaan dengan tersangka," jelas Azam dikutip dari Harian Metro.
Hingga saat ini, polisi belum bisa mengidentifikasi tersangka dan saksi. "Tidak ada saksi mata lain yang maju untuk menjelaskan situasinya," kata Azam.
Video tersebut langsung viral di Facebook dan banyak netizen percaya bahwa pria tersebut adalah adik dari wanita tersebut.
Warganet juga banyak yang mengira jika pria tersebut dalam keadaan mabuk ketika menganiaya korban.
Untuk melihat video, klik di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel