Suara.com - Seorang narapidana tahanan yudisial di India melarikan diri saat ditempatkan di bangsal isolasi seusai menjalani tes Covid-19.
Menyadur Times of India, Lakhan Bawari melarikan diri dari bangsal isolasi sebuah rumah sakit pada Sabtu (18/10) lalu. Hingga kini ia masih buron.
Bawari ditempatkan ke bangsal isolasi sesaat setelah masuk ke tahanan yudisial pada Kamis (15/10).
Laporan kepolisian pria berusia 32 tahun itu kabur dari kamarnya melalui lubang udara pada tengah malam.
Para penjaga dikerahkahkan di pintu gerbang bangsal dan ada sekitar 8-9 narapidana di kamar ketika Bawari melarikan diri.
Pejabat kepolisian Bundi, Lokender Paliwal mengatakan pihaknya saat ini masih terus berupaya melacak Bawari.
Bawari ditangkap berdasarkan undang-undang senjata pada Kamis, dan dibawa ke pengadilan pada Jumat.
Juru bicara dari kantor polisi Karwar, Bannalal, mengatakan pihak pengadilan memerintahkan Bawari untuk dibawa ke penjara tahanan yudisial.
Sebelum dikirim ke penjara, Bawari diwajibkan untuk melakukan tes Covid-19 bersama dengan narapidana lain, dan ditempatkan rumah sakit pemerintah kabupaten.
Baca Juga: Beri Lampu Hijau, India Setujui Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Rusia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi