Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, kini berjumlah 2.540 orang pada Selasa (20/10/2020).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan jumlah pasien positif covid-19 tanpa gejala yang berada di tower 4 dan 5 bertambah 10 orang.
"Pasien di Tower 4 dan 5 berjumlah 1.124 orang terdiri dari 620 pria, 504 wanita. Semula 1.114 orang, bertambah 10 orang," kata Aris dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020).
Sementara pasien dengan gejala ringan dan sedang yang dirawat di tower 6 dan 7 berkurang sebanyak 71 orang.
"Pasien terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sebanyak 1.416 orang (661 pria, 755 wanita), semula 1.487 orang, berkurang 71 orang," sambungnya.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 31.398 orang.
Aris mengatakan sebanyak 30.020 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 29.618 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 396 orang, dan meninggal delapan orang.
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 293 terdiri 155 pria dan 138 wanita.
Baca Juga: Menyikat Gigi Ekstra Diklaim Bisa Bantu Terlindung dari Virus Corona
"Pasien yang terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang bertambah 15 orang dari hari sebelumnya 235 menjadi total 250 orang," ucap Aris.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 3.844 orang, 3.530 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (1.360 orang), dirujuk ke RS lain (13 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.157 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
-
Menyikat Gigi Ekstra Diklaim Bisa Bantu Terlindung dari Virus Corona
-
Studi: CBD Bisa Bantu Kurangi Kerusakan Paru-paru Akibat Virus Corona
-
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi dari Kasus Baru
-
5 Faktor Seseorang Harus Lakukan Isolasi, Berapa Lama Masa Karantinanya?
-
Fakta Kenapa Covid-19 Lebih Cepat Menular dari Flu Biasa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!
-
Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022
-
3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim
-
Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos
-
Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo
-
Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif
-
Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol
-
Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya