Suara.com - Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik memberikan peringatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berhati-hati. Sebab, menurut hasil survei, lebih banyak orang tak puas dengan kinerja Jokowi.
Hal itu disampaikan oleh Rachland melalui akun Twitter miliknya @rachlannashidik.
"Warning. Hasil survei Kompas: yang tidak puas pada kinerja pemerintah jauh lebih besar dari yang puas," kata Rachland seperti dikutip Suara.com, Selasa (20/10/2020).
Dalam cuitannya, Rachland juga mengunggah foto hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas.
Dari survei yang dilakukan menunjukkan jumlah orang yang puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf pada satu tahun terakhir sebanyak 39,7 persen.
Adapun jumlah orang yang sangat puas sebanyak 5,5 persen dan tidak tahu sebanyak 2,3 persen.
Sementara, jumlah orang yang tidak puas dengan kinerja Jokowi-Maruf sebanyak 46,3 persen dan sangat tidak puas sebanyak 6,2 persen.
Rachland mewanti-wanti Jokowi untuk lebih berhati-hati lagi. Sebab, lebih banyak orang yang tidak puas dengan kinerjanya selama setahun terakhir.
"Yang sangat tidak puas lebih besar dari yang sangat puas. Pak @jokowi harap hati-hati," ungkap Rachland.
Baca Juga: Satu Tahun Jokowi, PKS: Penanganan Covid-19 Sistematis atau Pencitraan?
Kritik Kebijakan Jokowi
Rachland menjadi salah satu politisi yang gencar melakukan kritik terhadap sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi.
Teranyar soal UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai merugikan rakyat dan menguntungkan oligarki.
Beberapa waktu lalu, Rachland menyoroti aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh, mahasiswa hingga pelajar tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Rachland menegaskan, risiko terpapar Covid-19 hingga cidera akibat bentrok yang dialami oleh para pendemo merupakan kesalahan Jokowi.
"Pak @jokowi, bila hari ini buruh dan mahasiswa turun ke jalan, dengan risiko terpapar Covid-19 atau codera akibat bentrok dengan aparat, itu semua salah Anda," kata Rachland.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter