Suara.com - Beredar di media sosial, klaim yang mengatakan bahwa tiga orang pria melangsungkan ibadah slat di sebuah kafe yang pemiliknya melarang umat Islam masuk. Salah satu diantara mereka adalah Mike Tyson.
Klaim tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook Dasar Latif. Dalam unggahannya, ia menyertakan video tiga pria sedang melaksanakan ibadah salat.
Berikut adalah narasi yang dibuat:
"USIIRMAKO
Pemilik caffee di tegah kota Los Ageles menuliskan di depan pintu Caffee nya kalau orang muslim dilarang masuk. Tapi ketiga Orang muslim ini tak peduli mereka masuk ke dalam caffee tidak membeli apa-apa tapi langsung meletak kan sajadah dan langsung sholat Ashar pemilik caffee, securities dan pegawainya hanya terdiam dan tak bisa berbuat apa apa cuma bisa menyaksikan tanpa mengeluarkan kata kata, mereka terlalu takut untuk membuka mulutnya.
Ketiga orang itu adalah: Mantan juara tinju kelas berat dunia yg sangat tersohor Mike Tyson dan present word boxing champion Sweden Bado jack dan imam sholatnya present world kick bxing campion Aamar Abdallah".
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim adanya video Mike Tyson, Badou Jack, dan Amer Abdallah salah di kafe yang pemiliknya melarang orang muslim masuk merupakan klaim yang keliru.
Faktanya, video tersebut direkam di kantor perkebunan ganja milik Mike Tyson bernama Tyson Ranch, di California, Amerika Serikat, pada 23 Agustus 2020.
Dilansir dari iNews, Mike Tyson kala itu salat berjamaah bersama rekan petinju Badou Jack. Mereka dipimpin oleh manajernya bernama Amer Abdallah. Ketiganya terlihat khusyuk.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jenazah Covid-19 Ini Dikubur Pakai Daster Tanpa Syariat Islam?
Video ini sebelumnya diunggah oleh Badou Jack lewat jejaring Twitter miliknya pada 23 Agustus 2020.
"Kami dalam persiapan untuk pertarungan Jack pada 28 November. Kami menghabiskan akhir pekan di Big Bear, California, untuk mendapatkan pelatihan ringan dan istirahat sejenak dari Las Vegas," kata Abdallah dikutip Esquireme, Selasa (25/8/2020).
"Ketika kami pertama kali tiba, saya bertanya kepada Mike Tyson di mana saya bisa pergi salat. Dia berkata, saya akan salat dengan anda," imbuhnya.
Selain pernyataan Amer Abdallah, bukti video tersebut direkam di Tyson Ranch dapat dilihat dari logo Tyson Ranch yang terpasang di dinding belakang ketiga pria tersebut.
Foto logo identik pernah diunggah Mike Tyson di akun Instagram miliknya pada 31 Oktober 2018.
Kesimpulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden