Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kepolosan seorang anak SD viral di media sosial dan mampu menghibur warganet khususnya para pengguna Twitter.
Video berdurasi 23 detik tersebut diunggah oleh pengelola akun @rakyatjelataTV, Kamis (22/10/2020).
"J a g a j a r a k," tulis akun tersebut dengan menggunakan spasi antar hurufnya lengkap dengan emoji tertawa.
Dalam video tersebut terekam seorang guru sedang mengoreksi tugas yang diberikan kepada muridnya.
"Amran," kata sang guru memanggil muridnya sambil merekam buku tulis milik Amran.
Si murid yang dipanggil gurunya itu datang tergopoh-gopoh menghampiri sang guru dengan memakai masker ikonik warna merah berlogo "Tut Wuri Handayani."
"Kenapa bisa begini tulisannya kenapa pisah-pisah sama temennya?" tanya guru tersebut kepada Amran.
"Itu disuruh ibu, disuruh jaga jarak," jawab bocah polos tersebut.
Sontak, ibu guru yang mendengar jawaban polos bocah tersebut terperanjat dan mengucap "Allahuakbar."
Baca Juga: Pembuang Sampah di Kalimalang: Dipenjara 6 Bulan, Denda Rp 50 Juta
"Kita yang disuruh jaga jarak nak, bukan tulisannya yang jaga jarak, astaghfirullahaladzim," ujar guru tersebut.
Hingga artikel ini dibuat, video pendek tersebut telah dilihat hingga 37 ribu kali tayangan dan dibanjiri komentar dari warganet.
"Keinget waktu SD ada tugas disuruh menulis menggunakan bahasa kamu sendiri. Ya saya tulis pake bahasa bugis dong. Maksudnya itu pake kata-kata sendiri," timpal warganet dengan akun @phylumtar****
"Adeknya pinter, kyknya menerapkan jaga jarak udah ketanem dipikiran dia," imbuh akun @sevenpho***
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Libur Sekolah: Ajak Anak Main ke Peternakan, Bisa Nonton Animal Show
-
Pengadaan Sepatu hingga Bingkai Foto Bernilai Miliaran Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
HP Flagship Sony Xperia 1 VIII Viral Pamer Kamera AI, Malah Jadi Bahan Meme
-
Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun