Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perhatian dunia usai mengecam aksi pembunuhan terhadap seorang guru sejarah bernama Samuel Paty di pinggiran kota Paris.
Ia berjanji akan membuat para Islamis tak bisa tidur dengan nyenyak di Prancis sebagai bentuk balasan atas pembunuhan tersebut.
"Para Islamis tidak akan tidur nyenyak di Prancis. Ketakutan akan berpindah sisi," kata Macron dalam pertemuan yang diadakan Minggu malam, dikutip Suara.com dari Sputnik News, Senin (19/10/2020).
Sontak pernyataan tersebut memanaskan suhu politik dunia yang memperbesar potensi gesekan antar agama.
Kecaman terhadap Emmanuel Macron dari berbagai tokoh dunia pun datang tidak terkecuali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Melalui akun Twitternya @AgusYudhoyono, ia mewakili Partai Demokrat mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap kasus tersebut.
"Untuk itu, mewakili @PDemokrat, saya mendorong & mendukung pemerintah RI untuk bersikap tegas. Pemanggilan Dubes Perancis oleh @Kemlu_RI harus pastikan pesan Indonesia benar-benar didengar. Jangan membiarkan kontroversi ini berlarut-larut & timbulkan hal-hal tidak produktif di tengah pandemi," kata AHY, Kamis (29/10/2020)
Dalam utasnya itu, AHY mengaku dirinya mengikuti perkembangan kasus sensitif tersebut. Ia menilai, penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW dilihat dari aspek apapun, sikap Macron tetap tidak bisa dibenarkan.
Selain itu, kebebasan dalam demokrasi harus didasari pada toleransi & penghormatan terhadap keberagaman, termasuk dalam konteks agama.
Baca Juga: Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepakbola Israel Dihapus YouTube
"Masyarakat Perancis dengan demokrasi yang mapan tentu paham, menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai kartun bisa melukai umat Islam dunia. Sayang, hal semacam itu seolah dibiarkan berulang-ulang," imbuh AHY.
AHY yang mendaku sebagai pecinta demokrasi, berharap Prancis sebagai negara demokrasi yang mapan, mampu jadi contoh yang baik dalam perlindungan & penghormatan terhadap hak-hak kelompok minoritas.
"Saya meyakini, demokrasi, kebebasan & toleransi bisa berjalan beriringan," imbuhnya.
Atas pernyataan itulah sejumlah warganet ikut nimbrung mengomentari pendapat AHY soal kontroversi Presiden Prancis itu.
"Sering keluar di media televisi kalau buat pernyataan resmi sehingga rakyat tahu bapak ketum demokrat," kata warganet dengan akun @triman***
"Terkait pemenggalan warga perancis nya sendiri, posisi anda seperti apa?" kata @hosa***
Berita Terkait
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
Istri AHY Annisa Pohan Lahirkan Anak Kedua, Diberi Nama Gelar Raja
-
AHY Malu-Malu Bahas Bayi di Rapat Kabinet, Menteri Lain Sudah Punya Cucu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026