Suara.com - Seorang mempelai pria yang baru saja melangsungkan pernikahan ditemukan tewas gantung diri. Pria itu ditemukan tak bernyawa sehari setelah melangsungkan pesta pernikahan.
Penampakan jasad mempelai pria itu diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini.
Jasad pria tersebut ditemukan tergantung di sebuah pohon di Jalan Teuku Umar, Kompleks Pergudangan Tahap III, Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Sabtu (30/10/2020) pagi.
Ketua RT 35 Kompleks Pergudangan, Marjudi mengatakan, penemuan jasad tersebut berawal dari kecurigaan warga melihat sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU terparkir di pinggir jalan
"Saya ditelepon bu lurah untuk dimintai tolong melakukan pengecekan di pergudangan katanya ada orang yang gantung diri," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Minggu (1/11/2020).
Saat ditemukan, pria yang mengenakan jaket berwarna hitam dan celana coklat itu telah tewas tergantung di pohon.
Pria itu diketahui berusia sekitar 25 hingga 30 tahun dan merupakan warga Karang Paci yang baru saja melangsungkan pernikahan pada Jumat (29/10/2020) sore.
Usai menggelar pesta pernikahan, pria itu pamit izin keluar.
Namun, ia sudah ditemukan tak bernyawa keesokan harinya.
Baca Juga: Percobaan Bunuh Diri Ayah dan Anak, Diduga Karena Depresi Pandemi Covid-19
"Korban habis magrib kemarin menikah, izin keluar lalu paginya sudah ditemukan gantung diri," ungkapnya.
Pria yang telah tewas tergantung itu langsung diturunkan dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
Hingga kini kepolisian Sungai Kunjang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap motif aksi gantung diri tersebut.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam